Ekonomi Pekerja Masih Tertekan, KSPSI Sarankan Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan Ditunda

idxchannel.com
16 jam lalu
Cover Berita

Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) menyarankan agar rencana kenaikan iuran BPJS Kesehatan ditunda.

Ekonomi Pekerja Masih Tertekan, KSPSI Sarankan Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan Ditunda. (Foto iNews Media Group)

IDXChannel - Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) menyarankan agar rencana kenaikan iuran BPJS Kesehatan ditunda. Sebab, saat ini kondisi ekonomi belum cukup kuat untuk menanggung tambahan beban bagi para pekerja.

Wakil Ketua Umum KSPSI Pimpinan Yorrys Raweyai, Arnod Sihite mengatakan, pihaknya tidak menolak kemungkinan kenaikan iuran, namun menilai kebijakan tersebut belum tepat dilakukan dalam waktu dekat.

Baca Juga:
Gandeng TNI AL, BPJS Kesehatan Akan Sediakan Kapal Rumah Sakit untuk Wilayah 3T

“Pada prinsipnya kami tidak anti terhadap kenaikan iuran BPJS Kesehatan. Namun saat ini bukan momentum yang tepat,” kata Arnod dalam keterangannya, Selasa (28/4/2026).

Menurutnya, saat ini kondisi ekonomi pekerja masih tertekan. Selain itu, daya beli juga belum pulih hingga pekerja masih menghadapi pemutusan hubungan kerja (PHK).

Baca Juga:
BPS Ungkap Alasan Banyak Warga yang Keluar dari Daftar PBI BPJS Kesehatan

“Kondisi ekonomi pekerja masih tertekan, daya beli belum pulih, dan risiko pemutusan hubungan kerja masih ada,” ujar dia.

Baca Juga:
Kuota PBI BPJS Capai 96,8 Juta Jiwa, Pemerintah Siapkan Rp4,06 Triliun per Bulan

Arnod menilai, jika kenaikan iuran dipaksakan dalam situasi ekonomi yang belum stabil, maka berpotensi menurunkan konsumsi rumah tangga serta menambah beban sosial di masyarakat.

Sebagai informasi, wacana kenaikan iuran BPJS Kesehatan pada 2026 masih dalam tahap kajian pemerintah. Saat ini, besaran iuran masih mengacu pada Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 64 Tahun 2020. 

Pemerintah mempertimbangkan kenaikan iuran guna menutup defisit Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang diperkirakan mencapai Rp20–30 triliun.

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin memastikan masyarakat miskin pada desil 1 hingga 5 tidak akan terdampak kebijakan tersebut karena iurannya tetap ditanggung oleh negara.

(Dhera Arizona)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kecam Aksi Doktif yang Hobi Seliweran Bikin Konten di Polda, Psikis Ricard Lee Terganggu?
• 2 jam lalugrid.id
thumb
Calon haji sakit saat transit di Kualanamu dipulangkan ke Solo
• 16 jam laluantaranews.com
thumb
Ramalan Keuangan Zodiak 30 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo
• 17 jam lalutvonenews.com
thumb
Forum Ketua PWNU Minta Rais Aam dan Ketum PBNU Gelar Muktamar pada Juli 2026
• 14 jam lalujpnn.com
thumb
kumparan Borong 3 Penghargaan WAN-IFRA Digital Media Awards Asia 2026
• 22 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.