Menkomdigi Minta Warga Setop Sebar Hoaks Tabrakan Kereta di Bekasi

cnbcindonesia.com
1 jam lalu
Cover Berita
Foto: Petugas gabungan mengevakuasi puing-puing usai kecelakaan kereta appi di Sitasiun Bekasi TImur, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (28/4/2026). CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, mengimbau masyarakat agar tidak menyebarkan hoaks maupun konten sensitif terkait tabarkan antara Kereta Api Argo Bromo Anggrek dan KRL di Stasiun Bekasi Timur.

Meutya menegaskan, peristiwa kecelakaan tersebut merupakan musibah yang tidak sepatutnya dimanfaatkan secara tidak bertanggung jawab, terutama dengan menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.

"Ini musibah sudah sangat menyesakan, ya. Baik bagi keluarga korban maupun juga, kita semua. Jadi, tentu kita menghimbau betul tidak ada yang memanfaatkan peristiwa musibah seperti ini. Pertama, apalagi untuk menyebarkan hoaks atau berita tidak benar," ujar Meutya usai konferensi pers di Gedung Komdigi, Jakarta, Selasa (28/4/2026).


Kedua, lanjut Meutya, tidak mengulang-ulang konten terkait kejadian secara berlebihan karena berpotensi menimbulkan trauma psikologis bagi korban maupun keluarga.

Pilihan Redaksi
  • Diblokir YouTube, Begini Nasib Video Buatan YouTuber Anak & Remaja RI
  • 1,7 Juta Akun TikTok Diblokir di Indonesia

"Kalaupun tidak benar, kemudian mengulang-ulang sehingga ini membuatkan trauma psikis mungkin bagi keluarga korban ataupun korban, karena korban juga masih ada yang sekarang ditangani di rumah sakit," tegasnya.

Terkait kemungkinan penyensoran konten yang menampilkan korban, Meutya menyebut pihaknya masih melakukan pembahasan secara internal. Namun, ia menegaskan pendekatan utama tetap mengedepankan kesadaran publik.

"Kita sedang diskusi dengan Pak Dirjen kalau memang ada kira-kira yang perlu kita lakukan penanganan, kita akan lakukan penanganan. Tapi, pada semangatnya kita ingin masyarakatnya juga untuk tidak melakukan itu," kata Meutya.

"Kita himbau betul bahwa tidak perlu ada intervensi khusus dari Kemkomdigi. Ini semuanya atas dasar kemanusiaan untuk tidak melakukan sharing yang berlebihan, tidak melakukan sharing yang misinformasi, tidak melakukan hal-hal yang kira-kira berdampak tidak baik bagi korban maupun keluarganya." pungkasnya.


(dem/dem) Add as a preferred
source on Google
Saksikan video di bawah ini:
Video: KA Argo Bromo Tabrak KRL: 14 Orang Meninggal, 84 Warga Terluka

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Jasa Rahaja Pastikan Semua Korban Kecelakaan KRL Dapat Santunan, Paling Tinggi Rp50 Juta
• 9 jam laluidxchannel.com
thumb
PLN Latih Pengelola Wisata Air Candirejo Tingkatkan Standar Keselamatan
• 13 jam lalurepublika.co.id
thumb
Legislator NasDem Sebut Usulan Gerbong KRL Wanita Dipindah Bukan Solusi
• 6 jam laludetik.com
thumb
Tragedi Kecelakaan Maut di Bekasi, AHY Soroti Banyaknya Perlintasan Sebidang
• 12 jam laluokezone.com
thumb
Investigasi Berjalan, Green SM Janji Ungkap Fakta di Balik Kecelakaan Kereta di Bekasi
• 7 jam laludisway.id
Berhasil disimpan.