REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- PT Kereta Api Daerah Operasi (KAI Daop) mengungkapkan terdapat enam perjalanan kereta api yang dibatalkan imbas tabrakan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur, Senin (274//2026) malam. Mereka menyampaikan turut berduka cita dan permohonan maaf.
Manager Humas PT Daop 2 Bandung Kuswardojo mengatakan peristiwa kecelakaan commuter line dengan kereta api jarak jauh terjadi di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4/2026) sekitar pukul 20.52 WIB.
Baca Juga
Tiga Jam Penuh Penantian Penumpang Kereta di Stasiun Jatibarang Pascatabrakan KRL di Bekasi
Tabrakan Maut KRL Vs Argo Bromo di Bekasi, 154 Tiket di Daop 3 Cirebon Di-Refund 100 Persen
Terdampak Tabrakan di Bekasi, Puluhan KA Dibatalkan dan Enam KA di Daop 3 Alami Keterlambatan
"Enam perjalanan kereta api dibatalkan," ucap dia melalui keterangan resmi, Selasa (28/4/2026). Berikut perjalanan kereta api yang dibatalkan .rec-desc {padding: 7px !important;} Senin (27/4) - KA Parahyangan (139) relasi Bandung-Gambir - KA Parahyangan (140) relasi Gambir-Bandung Selasa (28/4) - KA Parahyangan (137) relasi Bandung-Gambir - KA Parahyangan (138) relasi Gambir-Bandung - KA Pangandaran (127) relasi Banjar-Gambir - KA Pangandaran (128) relasi Gambir-Banjar Sebelumnya, evakuasi tabrakan kereta di Stasiun Bekasi Timur telah selesai sekitar pukul 10.40 WIB. Jumlah korban meninggal akibat kecelakaan KRL Commuter Line yang diseruduk Kereta Argo Bromo di Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat, pada Senin malam (27/4/2026), tersebut bertambah menjadi total 14 orang. Korban telah dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk identifikasi, sementara 84 orang luka-luka mendapatkan perawatan di berbagai rumah sakit.