REPUBLIKA.CO.ID, LOMBOK TIMUR, – Dinas Perdagangan Kabupaten Lombok Timur, Provinsi Nusa Tenggara Barat, mengupayakan agar aktivitas jual beli di Pasar Peringgebaya tetap berlanjut meskipun kebakaran besar terjadi di lokasi tersebut pada Senin malam. Hadi Fathurahman, Kepala Dinas Perdagangan Lombok Timur, menyatakan bahwa alat berat akan dikerahkan untuk membersihkan puing-puing kebakaran.
Kebakaran yang melanda pasar tradisional di Kecamatan Peringgebaya ini menghanguskan ratusan lapak serta sejumlah kios dan ruko pedagang. Meskipun demikian, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut karena kebakaran terjadi saat aktivitas pasar sudah berakhir.
Estimasi sementara menunjukkan kerugian material mencapai lebih dari Rp5 miliar, meskipun perincian lebih lanjut masih dilakukan. Hadi Fathurahman menambahkan bahwa pihak kepolisian telah melakukan olah TKP untuk menyelidiki penyebab kebakaran.
Menanggapi permintaan pedagang, alat berat akan diterjunkan untuk segera membersihkan lokasi pasar. "Dalam satu atau dua hari, bekas puing kebakaran itu sudah dibersihkan, sehingga pedagang bisa berjualan darurat sementara sambil menunggu perbaikan," ujar Hadi.