jpnn.com - JAKARTA – Berikut ini pengakuan seorang guru PPPK setelah ada perubahan pencairan Tunjangan Profesi Guru (TPG) yang kini dilakukan setiap bulan.
Eros Rosidah, seorang guru berstatus ASN Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang mengajar di SDN Cipayung 01 Ciputat, Kota Tangerang Selatan, Provinsi Banten.
BACA JUGA: Kemendikdasmen Usul 400 Ribu Formasi Guru CPNS 2026, Tanpa PPPK, Ini Alasannya
Eros Rosidah telah mengabdikan diri sebagai guru guru honorer sekitar lima tahun.
Dia mulai mengajar di SDN Cipayung 01 Ciputat dengan status PPPK sejak tiga tahun terakhir. Dengan demikian, dia sudah 8 tahun menjadi guru.
BACA JUGA: Redistribusi Guru PPPK Diarahkan Ditarik ke Daerah Pedalaman
Eros menilai penyaluran TPG telah memberikan dampak positif, baik secara finansial maupun motivasi kerja.
Menurutnya, tambahan penghasilan tersebut tidak hanya dimanfaatkan untuk keperluan pribadi, melainkan juga untuk membantu murid yang membutuhkan.
BACA JUGA: 5 Berita Terpopuler: PPPK Paruh Waktu Masuk Kategori Miskin Ekstrem, Sejumlah Tokoh Datangi Istana, Minta Tolong Pak Prabowo
“Puji syukur, hampir semua guru di sini sudah mendapatkan TPG. Dengan TPG, dana tersebut juga kami manfaatkan untuk membantu beberapa murid yang memerlukan keperluan sekolah seperti buku, sepatu, maupun tas. Kami sangat senang, selain menjadi tabungan untuk kami pribadi, TPG juga bermanfaat untuk murid kami,” ujar Eros, dikutip dari Antara .
Pengakuan serupa disampaikan oleh Syamsuddin yang sejak 1999 sudah mengabdikan diri sebagai guru dan mengajar di SDN Cipayung 01 Ciputat.
Sebagai salah satu guru senior, ia memandang kesejahteraan guru sangat penting guna mendukung dan meningkatkan kualitas pendidikan.
Dia menilai perubahan sistem pencairan TPG dari tiga bulanan menjadi bulanan sangat membantu dalam pengelolaan keuangan.
“Sekarang lebih lancar karena diterima setiap bulan. Puji syukur sangat membantu saya baik untuk kebutuhan keluarga maupun pengembangan diri,” katanya.
Manfaat TPG, lanjutnya, tidak hanya dirasakan secara pribadi.
Namun, juga berkontribusi pada peningkatan kualitas pengajaran, seperti untuk melanjutkan pendidikan dan membeli sarana pembelajaran seperti laptop.
Selain itu, TPG juga turut membantunya memenuhi kebutuhan rumah tangga sehari-hari bersama keluarga.
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menyatakan pencairan tunjang profesi guru (TPG) yang kini dilakukan setiap bulan membuat guru menjadi lebih sejahtera dan peduli pada murid.
TPG Bentuk Apresiasi kepada Guru
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti mengatakan percepatan penyaluran TPG yang kini dilakukan setiap bulan dimaksudkan agar dapat memberikan kepastian kepada para guru atas haknya.
“Bagi kami, tunjangan guru bukan sekadar angka dalam anggaran, tetapi bentuk apresiasi atas dedikasi para guru yang setiap hari hadir mendidik generasi bangsa,” kata Mendikdasmen Mu’ti di Jakarta, Selasa (28/4).
“Dengan dipenuhi haknya, kami berharap para guru dapat lebih fokus mengajar dan memberikan layanan pendidikan yang terbaik bagi murid-murid,” sambung Abdul Mu’ti. (antara/sam/jpnn)
Redaktur & Reporter : Soetomo Samsu




