Presiden Prabowo Alokasikan Anggaran Renovasi Rumah Rp20 Juta Per Unit

wartaekonomi.co.id
9 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Presiden Prabowo Subianto menetapkan anggaran untuk program perbaikan rumah sebesar Rp20 juta bagi setiap unit hunian masyarakat. Dari total dana tersebut, sebesar Rp4 juta hingga Rp5 juta dikhususkan untuk program penggantian atap atau gentengisasi.

Pemerintah menargetkan penghapusan penggunaan atap seng yang dinilai buruk bagi kesehatan penghuni serta estetika lingkungan. "Anggaran perbaikan rumah, sekarang satu rumah Rp20 juta. Jadi, satu rumah kita perhitungkan Rp4-5 juta gentingnya," ujar Presiden di Banyumas, Selasa (28/4/2026).

Penggunaan seng berkarat dianggap memicu dampak negatif bagi kualitas hidup dan merusak pemandangan kawasan pemukiman. Selain itu, program gentengisasi ini diharapkan dapat mendukung keindahan wilayah guna meningkatkan performa sektor pariwisata nasional.

"Kita mau hilangkan penggunaan seng yang berkarat itu ujungnya tidak sehat untuk yang huni, dan pandangan tidak bagus," tutur Prabowo. Presiden menekankan pentingnya kenyamanan tempat tinggal bagi seluruh lapisan masyarakat Indonesia.

Pemerintah turut mengkaji penggunaan genting hasil daur ulang limbah dari Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) sebagai bahan baku renovasi. Produk genting dari limbah dinilai memiliki ketahanan yang kuat serta harga yang relatif terjangkau bagi anggaran negara.

"Gentengnya lumayan efektif harganya cukup murah, mungkin bisa masuk anggaran kita untuk bantuan perbaikan rumah," tambahnya. Pemanfaatan material ramah lingkungan tersebut dianggap selaras dengan upaya pengelolaan sampah berbasis edukasi di daerah.

Baca Juga: Bupati Ratu Rachmatuzakiyah Resmikan Masjid Ar-Rahmah di Perumahan MGK Serang

Implementasi program renovasi ini akan dilakukan secara bertahap untuk memastikan kualitas bangunan sesuai dengan standar kesehatan. Di samping itu, penggunaan material lokal menjadi prioritas guna menggerakkan ekonomi kerakyatan di sektor konstruksi.

Presiden optimistis peningkatan kualitas hunian akan berdampak langsung pada indeks kebahagiaan dan produktivitas masyarakat. Terlebih lagi, penataan estetika pemukiman menjadi bagian dari strategi besar dalam mempercantik citra Indonesia di mata dunia.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kecelakaan Kereta di Bekasi, 3 Pramugari Argo Bromo Anggrek Dirawat Intensif
• 17 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Raja Ampat Surga Terakhir di Bumi, Jadi Rumah Ribuan Pulau dan Hewan Langka
• 7 jam lalukumparan.com
thumb
Menperin sebut besaran subsidi motor listrik masih dikaji
• 21 jam laluantaranews.com
thumb
Samsat Sultra Apresiasi Wajib Pajak dengan Hadiah Emas
• 3 jam lalutvrinews.com
thumb
Prabowo Targetkan Tiga Tahun Mendatang Masalah Sampah di Indonesia Terkendali
• 18 jam lalusuarasurabaya.net
Berhasil disimpan.