Jejak Kekerasan OPM Jeki Murib: Sandera 18 Karyawan Freeport hingga Bakar Sekolah

kompas.com
5 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Komando Operasi (Koops) TNI Habema telah menewaskan Jeki Murib, Komandan Operasi (Danops) Kepala Air Organisasi Papua Merdeka (OPM) Komando Daerah Pertahanan (Kodap) 18 Ilaga, di Kampung Pinapa, Distrik Omukia, Kabupaten Puncak, Papua Tengah.

Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) III Letjen TNI Lucky Avianto mengungkapkan bahwa operasi ini berlangsung setelah Jeki Murib menembak secara membabi buta pasukan TNI.

“Kita melaksanakan kegiatan taktis di lapangan. Pasukan kami ditembak secara brutal dan membabi buta. Dan di situ kami melakukan pengajaran,” kata Lucky melalui keterangan video, dikutip pada Selasa (28/4/2026).

Baca juga: Jeki Murib Tewas, TNI: Aksi OPM Timbulkan Ketakutan Warga, Hambat Roda Perekonomian

Jejak Kekerasan Jeki Murib

Lucky mengungkap, Jeki Murib terlibat dalam aksi kekerasan yang dilakukan OPM di wilayah Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua Tengah.

Jeki Murib diduga terlibat dalam sejumlah aksi kekerasan, antara lain pembakaran kompleks tower di Kampung Kago, Distrik Ilaga pada 15 Agustus 2023.

Ia juga diduga terlibat dalam pembunuhan dan penganiayaan terhadap pekerja pembangunan puskesmas di Kampung Eromaga, Distrik Omukia pada 19 Oktober 2023.

Namanya juga diduga terlibat dalam penembakan di Bandara Aminggaru pada 18 Juni 2025. Serta, diduga terlibat dalam sejumlah aksi kekerasan, termasuk penyanderaan 18 karyawan PT Freeport Indonesia di Tower 270, Distrik Tembagapura, pada 8 Januari 2026.

Baca juga: TNI Sebut Tokoh OPM Jeki Murib Biang Keladi Pembakaran Rumah, Gereja, hingga Sekolah

Jeki Murib juga diduga terlibat dalam penyerangan dan perampasan senjata terhadap dua anggota Koramil Tembagapura yang melukai warga sipil pada 11 Februari 2026.

Kemudian, penembakan terhadap dua karyawan PT Freeport Indonesia di area Grasberg dan penyerangan aparat Polri saat evakuasi korban pada 11 Maret 2026.

"Jeki Murib adalah DPO dan dia ini biang keladi di wilayah Ilaga, termasuk di wilayah Freeport,” kata Lucky.

“Dialah yang menembak mati karyawan Freeport di Grasberg, kemudian menyerang aparat keamanan di Mile 50 Freeport, membakar rumah, gereja, sekolah, mengintimidasi masyarakat, anak kecil, mama-mama,” sambungnya.

Baca juga: Tokoh OPM Jeki Murib Tewas Ditembak TNI

DOK. Istimewa Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) III Letjen TNI Lucky Avianto.

Memburu Jeki Murib

Komando Operasi TNI Habema pun melakukan pengejaran terhadap Jeki Murib, yang diketahui menjabat sebagai Komandan Operasi (Danops) Kepala Air OPM di Komando Daerah Pertahanan (Kodap) 18 Ilaga. Operasi tersebut berakhir dengan tindakan penembakan yang menyebabkan Jeki tewas.

Lucky menyatakan bahwa operasi dijalankan secara profesional dengan membedakan secara tegas antara kombatan dan non-kombatan, serta tetap menjunjung tinggi prinsip hak asasi manusia.

“Sehingga kita harus bisa memilih yang mana yang boleh ditembak dan tidak boleh ditembak. Saya menekankan kepada prajurit untuk selalu memegang teguh, role of judgement,” ujar Lucky.

Baca juga: Pigai: Mau TNI, OPM, KKB, Masyarakat, Sama-sama Duduk Bareng Ciptakan Papua Damai

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

“Kemudian jangan melanggar HAM, menembak di ujung laras, sehingga mereka bisa menembak kepada sasaran yang terpilih dan yakin bahwa itu OPM bersenjata,” imbuh dia.

Keselamatan masyarakat ditegaskan Lucky harus menjadi prioritas utama dalam setiap pelaksanaan operasi, sejalan dengan prinsip bahwa keselamatan rakyat merupakan hukum tertinggi.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Nasib Sopir Taksi Greem SM  Usai Diduga Jadi Pemicu Tabrakan Kereta di Bekasi, Polisi: Tak Bisa Disebut Nerobos
• 3 jam lalutvonenews.com
thumb
Jalankan Perintah Prabowo, AHY Percepat Pembangunan Flyover
• 20 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Altos Anak Usaha Acer Integrasikan Ekosistem Infrastruktur AI dan Private Cloud
• 16 jam laluidxchannel.com
thumb
Dirut KAI soal Perlintasan Liar Dijaga Ormas: Tak Penuhi Syarat, Kami Tutup!
• 28 menit laluviva.co.id
thumb
Jadwal Salat Kota Surabaya 29 April 2026
• 11 jam lalumetrotvnews.com
Berhasil disimpan.