Penulis: Agus Alfian
TVRINews, Entikong
Suasana nasionalisme tampak kuat di wilayah perbatasan Indonesia–Malaysia. Ratusan bendera Merah Putih berkibar di sepanjang jalan lintas negara yang menghubungkan Indonesia dengan Malaysia, tepatnya di Kecamatan Entikong, Kabupaten Sanggau.
Program “Desa Merah Putih” yang diinisiasi oleh Kodim 1204 Sanggau ini disambut antusias oleh masyarakat setempat. Warga bersama perangkat desa bergotong royong memasang bendera di sepanjang jalan hingga ke permukiman.
Kepala Desa Semanget, Paulus Kipa, mengatakan bahwa semangat kebangsaan masyarakat di wilayah perbatasan tetap terjaga meskipun mereka berinteraksi langsung dengan warga negara tetangga.
“Warga begitu antusias dan bergotong royong memasang bendera Merah Putih. Ini menunjukkan bahwa rasa nasionalisme masyarakat di perbatasan masih sangat tinggi dan tidak diragukan lagi,” ujarnya, Rabu (29/4/2026).
Ia menjelaskan, Desa Semanget berbatasan langsung dengan wilayah Sarawak. Interaksi lintas batas, seperti aktivitas perdagangan hasil bumi, menjadi hal yang lumrah, namun tidak mengurangi kecintaan warga terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
“Walaupun kami sering berinteraksi dengan warga Malaysia, itu tidak mempengaruhi rasa cinta kami terhadap Indonesia,” tambahnya.
Sementara itu, Komandan Kodim 1204 Sanggau, Nurrachman Gindha Dradhizya, menegaskan bahwa program ini bertujuan memperkuat peran masyarakat perbatasan sebagai garda terdepan dalam menjaga kedaulatan negara.
“Melalui program Desa Merah Putih, kami berharap masyarakat di wilayah perbatasan menjadi garda terdepan dalam menjaga kedaulatan NKRI serta membantu pemerintah menjaga keamanan dan ketertiban,” jelasnya.
Ia juga menyebutkan bahwa sekitar 800 helai bendera telah disiapkan dan dipasang di berbagai titik strategis di desa tersebut.
“Kami melihat langsung antusiasme masyarakat saat memasang bendera. Semangat Merah Putih tidak pernah luntur di wilayah perbatasan Indonesia dengan Malaysia,” pungkasnya.
Program ini menjadi simbol kuat bahwa semangat nasionalisme tetap hidup dan terjaga, bahkan di wilayah terdepan yang berbatasan langsung dengan negara lain.
Editor: Redaktur TVRINews





