Astra Dorong Komoditas Unggulan Tingkatkan Pendapatan Masyarakat Lokal

viva.co.id
6 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Astra Internasional terus mendorong kemandirian ekonomi masyarakat desa melalui pengembangan komoditas unggulan lokal melalui program Desa Sejahtera Astra yang dijalankan di berbagai wilayah di Indonesia.

Sebagai wujud nyata dari upaya tersebut, Astra menjadi bagian dalam Kolaborasi Kampus Berdampak melalui pendekatan One Village One CEO (OVOC) yaitu sebuah program pengembangan ekosistem bisnis desa hulu-hilir berbasis produk unggulan lokal yang dilaksanakan pada Jum’at (24/4), di Desa Sejahtera Astra Kabupaten Bandung Barat.

Baca Juga :
BGN Bilang Program MBG jadi Mesin Baru Ekonomi: Rp249 Triliun untuk Belanja di Daerah
AS Akhirnya Akui Kekuatan 'Nuklir' Baru Iran

Adapun aktivitas program yang akan dilaksanakan di Desa Sejahtera Astra Kabupaten Bandung Barat di mulai sejak 2020 meliputi analisa perencanaan potensi produksi bersama mitra kelompok tani, transfer pengetahuan dan teknologi dalam peningkatan kualitas produk holtikultura termasuk aktivitas pemasaran serta kerjasama dengan mitra pasar.  Luas lahan yang dikelola yaitu sebesar 20 hektar dengan mencapai 650 masyarakat terpapar program dan kapasitas produksi yaitu 15 ton per siklus panen di enam desa.

Masyarakat setempat mengembangkan komoditas hortikultura seperti selada air, labu, tomat, buncis kenya, cabai, kol merah, dan paprika, serta didukung dalam peningkatan kapasitas produksi, kualitas hasil panen, dan perluasan akses pasar, dengan tingkat penyerapan produk yang optimal. Melalui program Desa Sejahtera Astra Bandung Barat petani mengalami peningkatan pendapatan dari Rp1,2 juta menjadi Rp2,5 juta per bulan.

“Astra memandang desa bukan hanya sebagai objek pemberdayaan, tetapi sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru. Melalui pengembangan komoditas unggulan yang terintegrasi dari hulu hingga hilir, kami ingin memastikan masyarakat tidak hanya mampu memproduksi, tetapi juga memiliki daya saing dan akses pasar yang berkelanjutan,” ujar Chief of Corporate Affairs Astra Boy Kelana Soebroto, dikutip dari keterangannya, Rabu, 29 April 2026.

Sementara di wilayah lainnya, Astra turut terlibat dalam kolaborasi yang mencakup pada pengembangan desa serta peningkatan kapasitas pengolahan produk porang di Desa Sejahtera Astra Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penandatanganan nota kesepahaman antara Kementerian Sosial Republik Indonesia, Universitas Mataram serta offtaker produk porang yaitu PT Sanindo Pangan Rinjani yang dilaksanakan pada Kamis silam (16/4). Kolaborasi ini diharapkan dapat memperkuat dan semakin mengakselerasi program yang telah berjalan di Desa Sejahtera Astra Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat.

Baca Juga :
Perang Iran Perparah Krisis Ekonomi, Jutaan Warga Terancam Miskin dan Kehilangan Pekerjaan
Anindya Bakrie Pede Pemanfaatan AI Bisa Perkuat Kinerja UMKM Bagi Ekonomi Nasional
Ekonomi RI Tumbuh 8 Persen dalam 3 Tahun ke Depan, Purbaya: Sudah Hampir Kelihatan

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Tragis! Lansia Hilang Sepekan di Agam Ditemukan di Dasar Ngarai Sedalam 60 Meter
• 23 jam lalurctiplus.com
thumb
Ragam Manfaat Kunyit untuk Kesehatan, Atasi Jerawat hingga Radang Sendi
• 21 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Timnas hoki putri incar peringkat ketiga
• 14 jam laluantaranews.com
thumb
Kepribadian Orang yang Mudah Mengingat Wajah Tetapi Melupakan Namanya
• 18 jam lalubeautynesia.id
thumb
Diskon Iuran JKK-JKM 50 Persen Berlaku bagi Peserta BPU
• 7 jam lalurealita.co
Berhasil disimpan.