Liputan6.com, Jakarta - Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI) Bobby Rasyidin merespons isu perlintasan sebidang di Bekasi banyak dikuasai organisasi masyarakat (ormas). Dia menegaskan, palang kereta yang tidak memenuhi standar keselamatan akan ditutup.
Isu tersebut mencuat setelah kecelakaan kereta di Bekasi yang menewaskan belasan orang dan melukai puluhan lainnya.
Advertisement
“Selama itu tidak memenuhi syarat-syarat untuk menjamin ketelamatan, maka kami harus tutup,” kata Bobby di Stasiun Bekasi Timur, Rabu (29/4/2026).
Bobby juga menegaskan siap menempuh jalur hukum untuk menertibkan ormas yang tidak patuh.
“Apakah menutup itu dengan jalur hukum, maka kami akan tempuh,” kata dia.




