JAKARTA - Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Dudung Abdurachman hingga Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mendatangi RSUD Chasbullah Abdulmadjid Kota Bekasi, Jawa Barat, Rabu (29/4/2026). Mereka menjenguk korban kecelakaan Kereta Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Pantauan di lapangan, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto lebih dulu tiba di RSUD Kota Bekasi sekitar pukul 09.40 WIB. Tak berselang lama, Dedi tiba dengan mengenakan kemeja putih. Keduanya bersalaman dan langsung masuk ke dalam Gedung C RSUD Kota Bekasi.
Selang beberapa menit, Dudung juga tiba di lokasi. Dengan mengenakan kemeja biru, ia turun dari mobil dan langsung berjalan masuk ke dalam RSUD.
Sekadar informasi, RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid Kota Bekasi menangani puluhan korban kecelakaan Kereta Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin 27 April 2026 malam. Puluhan korban telah dirawat intensif untuk memulihkan kondisi tubuhnya.
Baca Juga:PP Tunas Berlaku, Pemprov DKI Jakarta Perketat Penggunaan Gawai di SekolahDirektur Utama RSUD Kota Bekasi, dr. Ellya Niken Prastiwi, menyampaikan korban kecelakaan mayoritas mengalami luka memar hingga patah tulang pada bagian kaki dan tangan. Selain itu, sejumlah korban dengan kondisi parah saat ini telah menjalani operasi.
"Ada yang dioperasi, kemudian juga persiapan operasi, ada yang patah tulang, ada di beberapa bagian. Tangan, kaki, demikian," ucap Ellya, Selasa 28 April 2026.
"Yang sudah mendapatkan rawat inap untuk dikelola lebih lanjut, ada yang operasi, ada yang diobservasi, itu kurang lebih 17 orang dan sudah ditempatkan di ruang Bougenville," tuturnya.
Ia menuturkan, dari jumlah keseluruhan korban yang sebelumnya mendapatkan penanganan, sebanyak 15 pasien telah diperbolehkan pulang. Sebab, kondisi pasien dinyatakan membaik dan bisa menjalani perawatan rawat jalan.
Sementara itu, untuk korban meninggal dunia di RSUD Kota Bekasi berjumlah 3 orang. Seluruh korban tewas, kata dia, sudah diserahkan kepada pihak keluarga.
"Ada tiga orang yang meninggal dan semuanya sudah dipulangkan untuk diambil keluarganya, dan satu sudah diantar ke Jawa, Cilacap, dan Purworejo," ucapnya.
#nasional




