Mendiktisaintek Jawab Isu Penutupan Prodi Tak Relevan: Bukan Ditutup, tapi Dikembangkan

viva.co.id
4 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto menegaskan program studi (prodi) di perguruan tinggi akan dikembangkan sesuai kebutuhan dan relevansi, bukan ditutup.

Hal tersebut diungkapkannya dalam menjawab isu bahwa pemerintah akan menutup program studi yang tidak relevan, beberapa waktu lalu.

Baca Juga :
DPR Ingatkan Kemendiktisaintek Hat-hati soal Rencana Tutup Program Studi Tak Relevan dengan Industri
Lulusan Membeludak, Kemendiktisaintek Sebut Profesi Dokter Bakal Oversupply di 2028

Menteri Brian mencontohkan dalam bidang teknik elektro, yang saat ini industri memerlukan integrasi teknologi berbasis internet atau internet of things (IoT).

"Dulu belum ada IoT, sekarang ada IoT. Jadi alih-alih menutup prodi, yang kita dorong adalah bersama-sama dengan perguruan tinggi itu membuat supaya prodi ini meng-update secara berkala relevansi antara apa yang diajarkan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi," ujarnya ditemui di Jakarta, Rabu.

Menurut Brian, ilmu pengetahuan dan teknologi yang terus berkembang juga menghasilkan industri-industri baru, sehingga hal ini harus mendapatkan perhatian lebih dari perguruan tinggi.

Ia melanjutkan, industri-industri baru seperti kecerdasan buatan (AI) juga harus menjadi referensi bagi perguruan tinggi, agar program studi yang ditawarkan menjadi semakin relevan.

"Sehingga, (perkembangan) industri maupun perkembangan teknologi itu kemudian menjadi referensi bagi setiap program studi yang ada di Indonesia, untuk melakukan terus-menerus perbaikan. Ini yang disebut sebagai continuous improvement," kata Mendiktisaintek.

Ia mengungkapkan di negara maju, pembaruan ilmu seperti ini menjadi hal yang lumrah untuk dilakukan setiap empat, bahkan dua tahun sekali.

"Misalnya ada AI, bagaimana nih AI ini? Ada IoT kemudian ke depan ada kuantum komputasi. Kita harus ubah dong supaya nanti lulusannya ketika lulus, dia bekerja, sesuai dengan perkembangan teknologi yang empat tahun lagi dipakai. Alih-alih kita menutup, kita justru mengembangkan," tutur Brian. (Ant)

Baca Juga :
Kemendiksaintek Bakal Tutup Program Studi Tak Relevan dengan Industri, Ini Alasannya
Marak Kasus Pelecehan di Universitas, Golkar Minta Pimpinan Perguruan Tinggi Dievaluasi
Menpora Erick Thohir Gandeng Mendiktisaintek, Kampus Disiapkan Jadi Pusat Lahirnya Atlet Masa Depan

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Tak Melulu Impor, Ini Strategi Seller Marketplace Dapatkan Harga Lebih Kompetitif
• 18 jam lalumetrotvnews.com
thumb
INDEF dan Systemiq Dorong Zona Energi Terbarukan di Kawasan Industri
• 22 jam lalukatadata.co.id
thumb
Banyak Link Palsu Kartu Nusuk, PPIH Makassar Minta Jemaah Hati-hati
• 6 jam lalucelebesmedia.id
thumb
Update Insiden Bekasi Timur: Korban Meninggal Bertambah Jadi 16 Orang, KAI Mulai Uji Coba Jalur
• 2 jam lalumatamata.com
thumb
Terbongkarnya 4 Prajurit TNI Siram Air Keras ke Andrie Yunus, Berawal Tak Hadir Apel
• 11 menit lalukompas.com
Berhasil disimpan.