EtIndonesia. Seorang wanita hamil pada Jumat (24/4/2026) melahirkan di dalam pesawat Delta Air Lines yang terbang dari Atlanta menuju Portland, Oregon. Ia tiba-tiba mengalami kontraksi hebat saat di udara. Beruntung, ada dua petugas medis di dalam pesawat yang membantu proses persalinan dengan meminjam selimut dari penumpang lain dan menggunakan tali sepatu untuk mengikat tali pusat. Setelah tiga kali dorongan kuat, bayi perempuan seberat sekitar 2.500 gram berhasil lahir dengan selamat. Ibu dan bayi dalam kondisi baik.
Menurut laporan Associated Press, ibu bayi tersebut, Ashley Blair, menaiki pesawat Boeing 737 milik Delta Air Lines dari Atlanta menuju Portland, Oregon, dengan rencana pulang ke rumah ibunya untuk persiapan melahirkan. Namun, sekitar setengah jam sebelum mendarat di Portland, ia mulai merasakan kontraksi.
Salah satu petugas medis yang membantu, Tina Fritz, mengatakan pada 27 April bahwa ia dan rekannya, Kaarin Powell, baru saja selesai berlibur dan sedang dalam perjalanan pulang. Saat kejadian, mereka sedang membantu seorang perawat menangani penumpang lain di bagian belakang kabin, ketika pramugari meminta mereka memeriksa kondisi Blair.
Mereka segera menyadari bahwa Blair akan segera melahirkan, dan kontraksinya semakin sering. Mereka meminta selimut dan perlengkapan darurat persalinan kepada awak kabin, namun keduanya tidak tersedia, sehingga harus menggunakan apa yang ada. Mereka meminjam selimut dari penumpang lain dan menggunakan tali sepatu seorang pramugari untuk mengikat tali pusat. Powell juga melepas tali sepatunya sendiri untuk digunakan sebagai pengikat guna membantu pemasangan infus.
Fritz mengenang, kemudian ia mendengar Blair berteriak, “Sudah waktunya, saya akan mulai mengejan!”
Fritz mengatakan bahwa Blair melakukan tiga kali dorongan yang sangat kuat, dan bayi pun segera lahir. “Seluruh proses berjalan sangat lancar.”
Setelah Powell memotong tali pusat, ia menggendong bayi dan duduk, sementara Fritz duduk di sampingnya tepat saat roda pesawat menyentuh landasan. Pilot sebelumnya telah mengumumkan keadaan darurat di kokpit dan meminta prioritas pendaratan dari pengatur lalu lintas udara.
Saat pesawat bergerak menuju jembatan penumpang, kedua petugas medis menyerahkan bayi kembali ke pelukan Blair. Para penumpang pun mengambil foto untuk merayakan momen tersebut.
Bayi perempuan itu, Brielle Renee Blair, lahir sekitar dua minggu lebih awal dari perkiraan. Pesawat tersebut mendarat sekitar 20 menit lebih lambat dari jadwal.
Tim pemadam dan penyelamat bandara Portland segera tiba di lokasi, memastikan kondisi ibu dan bayi dalam keadaan baik, dan kemudian membawa keluarga tersebut ke rumah sakit setempat untuk observasi.
Delta Air Lines dalam pernyataannya juga menyampaikan ucapan selamat dan harapan terbaik bagi keluarga baru itu.
Sumber : NTDTV.com





