Misterius dan Langka, Ratusan “Bunga Dunia Bawah” Ditemukan di Pegunungan Tiongkok

erabaru.net
6 jam lalu
Cover Berita

EtIndonesia. Menurut laporan media daratan Tiongkok pada 21 April, warga Desa Kafang, Kabupaten Xin (Xinxian), Xinyang, secara tidak sengaja menemukan koloni besar tanaman ini di hutan pegunungan. Setelah dihitung, jumlahnya mencapai lebih dari 300 tanaman, tumbuh rapat dan dalam kondisi yang sangat baik.

Koloni tersebut ditemukan di sekitar area Waduk Laolongtan, Desa Niuchong. Lingkungan di sana teduh, lembap, dan kaya akan humus. Tanaman-tanaman berwarna putih transparan seperti giok itu tumbuh tegak di antara lapisan daun yang membusuk, dengan bunga yang menggantung ke bawah.

Laporan menyebutkan bahwa ini adalah pertama kalinya Kabupaten Xin menemukan koloni besar tanaman langka ini, yang tergolong spesies hampir terancam di tingkat nasional. Mekarnya secara massal dalam satu area dengan skala sebesar ini sangat jarang terjadi.

Menurut data publik, Monotropa uniflora termasuk keluarga Ericaceae (sejenis keluarga tanaman berbunga), merupakan tanaman herba tahunan saprofit. Tingginya sekitar 10–15 cm, seluruh bagian tanaman berwarna putih semi-transparan. Biasanya tumbuh di ketinggian 800 hingga 3.850 meter, di hutan konifer atau hutan campuran yang dingin dan lembap. Di Tiongkok, tanaman ini tersebar di Yunnan, Guangxi, Gansu, Guizhou, dan Tibet.

Tanaman ini hidup di lingkungan gelap dan bergantung pada bahan organik yang membusuk untuk bertahan hidup. Setiap tahun, hanya sekitar 40 hari (April hingga Juni) tanaman ini muncul di permukaan tanah untuk berbunga dan berbuah, sementara lebih dari 300 hari lainnya tersembunyi di bawah tanah. Karena bentuknya yang misterius dan siklus hidupnya yang singkat, ia dijuluki “bunga Peri”, “bunga dunia bawah”, atau “rumput hantu”.

Pada April 2026, lebih dari 400 tanaman serupa juga ditemukan di kawasan kandidat Taman Nasional Nanshan, Shaoyang, Provinsi Hunan—ini merupakan jumlah terbesar yang pernah tercatat di area tersebut.

Sebelumnya, pada 23 September 2025, lebih dari 150 tanaman ditemukan di Xiushan, Chongqing. Dua hari kemudian, 25 September, ditemukan lagi 6 tanaman di Wulong, Chongqing.

Pada 29 Juli 2025, 7 tanaman ditemukan di hutan pegunungan Ailao, Yunnan.

Pada Mei 2024, di Cagar Alam Nasional Maolan, Guizhou, ditemukan dua jenis “bunga Peri” lainnya, yaitu spesies dari genus Monotropastrum—ini merupakan catatan pertama di provinsi itu. 

Sumber : NTDTV.com


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Education Malaysia Global Services Gelar Seminar “Ayo Kuliah di Malaysia 2026” di Platinum Hotel Surabaya
• 1 jam lalurealita.co
thumb
Antusiasme Membludak, DPRD Kota Malang Desak Evaluasi Penjualan Sembako Murah
• 8 jam lalurealita.co
thumb
Danantara Telah Garap Proyek Hilirisasi Senilai Rp 450,42 T
• 5 jam lalukumparan.com
thumb
KPK periksa PPK Dinas PRKPCK Lamongan dan direksi Agung Pradana Putra
• 1 jam laluantaranews.com
thumb
Dishub Jaksel tertibkan puluhan motor parkir liar di Setiabudi
• 22 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.