KSPI Gelar Aksi May Day di 38 Provinsi dan 350 Kabupaten/Kota

kompas.com
4 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Selain memusatkan perayaan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) juga menggelar aksi serentak di berbagai daerah di seluruh Indonesia.

Presiden KSPI sekaligus Partai Buruh Said Iqbal mengatakan, perayaan May Day tahun ini akan tersebar di 38 provinsi dan lebih dari 350 kabupaten/kota.

“Selain perayaan May Day di Monas, KSPI dengan didukung oleh Partai Buruh juga akan merayakan perayaan May Day di kota-kota besar di 38 provinsi lebih dari 350 kabupaten kota," kata Said dalam konferensi pers daring, Rabu (29/4/2026).

Baca juga: Presiden KSPI: May Day Harus Damai, Tertib, Tak Boleh Anarkis

Said merinci, sejumlah kota besar yang menjadi titik aksi antara lain Bandung, Serang, Semarang, Surabaya, Yogyakarta, Medan, Banda Aceh, Bandar Lampung, Batam, hingga Bengkulu dan Palembang.

Selain itu, aksi juga akan digelar di Banjarmasin, Samarinda, dan Pontianak, serta wilayah timur Indonesia seperti Makassar, Manado, Gorontalo, Kendari, Ambon, Ternate, Mataram, hingga Kupang.

Tak hanya itu, perayaan juga akan menjangkau sejumlah wilayah di Papua, di antaranya Mimika, Jayapura, Merauke, Sorong, dan Manokwari.

"KSPI berpendapat perayaan May Day Hari Buruh Internasional tidak hanya sekadar seremonial atau perayaan-perayaan saja tapi di seluruh dunia termasuk di Indonesia KSPI berpendapat perayaan May Day saatnyalah menyampaikan isu-isu atau harapan-harapan buruh di satu negara," ungkap Said.

Baca juga: Said Iqbal: 50.000 Buruh dari KSPI Akan Rayakan May Day 1 Mei 2026 di Monas

Rencana perayaan May Day di Jakarta

Di Jakarta, perayaan akan dipusatkan di Monas dan dihadiri Presiden Prabowo Subianto.

KSPI bersama Partai Buruh memutuskan menggelar kegiatan di lokasi tersebut setelah bertemu Presiden pada Selasa (28/4/2026).

Dalam pertemuan tersebut, KSPI menyampaikan 11 isu atau tuntutan buruh kepada pemerintah.

Sejumlah isu krusial disebut telah mendapat respons dari Presiden.

Selain itu, sekitar 50.000 buruh anggota KSPI dipastikan hadir langsung di Monas, dengan total peserta diperkirakan mencapai ratusan ribu orang dari berbagai serikat pekerja.

KSPI mengingatkan seluruh buruh yang mengikuti perayaan May Day, baik di Jakarta maupun daerah, untuk menjaga ketertiban dan menghindari tindakan anarkis.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Said menegaskan, aksi harus dilakukan secara damai serta menghormati kepentingan masyarakat luas.

“Saya ulangi sekali lagi aksi May Day atau perayaan May Day di seluruh Indonesia harus damai, tertib, anti kekerasan dan tidak boleh anarkis, hormati kepentingan rakyat yang lain," pungkasnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pasca-Kecelakaan, KRL Relasi Cikarang Diuji Coba di Stasiun Bekasi Timur
• 4 jam laluokezone.com
thumb
Video: Pemerintah Pertimbangkan Subsidi Seluruh Kendaraan Listrik
• 14 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Anggota Komisi VIII Kecam Kekerasan Daycare Yogya: Salah Sistem, Evaluasi SOP
• 2 jam lalukumparan.com
thumb
Danantara: Proyek Elektrifikasi Jalur Kereta Groundbreaking Mei 2026
• 13 jam lalubisnis.com
thumb
Melihat Robot Polisi Bertugas di Beijing Auto Show 2026
• 12 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.