Jumlah korban dalam kecelakaan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur, kembali bertambah. Hingga Rabu (29/4), total korban meninggal dunia menjadi 16 orang.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menyebut korban terbaru adalah Mia Citra (25), yang sebelumnya menjalani perawatan di RSUD Bekasi Kota.
“Iya benar (bertambah jadi 16), info kami terima jam 11 siang ini di RSUD Bekasi, perempuan MC 25 tahun,” ujarnya saat dihubungi, Rabu (29/4).
Selain korban meninggal, jumlah korban luka tercatat mencapai 90 orang. Dari jumlah tersebut, 44 orang sudah diperbolehkan pulang, sementara 46 lainnya masih menjalani perawatan di rumah sakit.
Sebelumnya, kecelakaan tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam dilaporkan menewaskan 15 orang dan melukai puluhan penumpang.
Peristiwa itu bermula dari sebuah taksi yang mogok di perlintasan sebidang di kawasan Ampera, Bekasi Timur, akibat gangguan listrik. Taksi tersebut kemudian tertabrak KRL arah Jakarta.
Dampak dari insiden itu membuat satu rangkaian KRL tujuan Cikarang terhenti di Stasiun Bekasi Timur. Dalam kondisi tersebut, rangkaian KRL itu kemudian ditabrak dari belakang oleh KA Argo Bromo Anggrek.





/https%3A%2F%2Fcdn-dam.kompas.id%2Fphoto%2Fori%2F2026%2F04%2F27%2Fe8642c3f-5f8a-4185-9e85-8036f1724a6e.jpg)