JAKARTA, KOMPAS – PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI masih membatalkan sejumlah perjalanan KA jarak jauh. Sedikitnya ada 24 perjalanan KA jarak jauh yang dibatalkan pada Rabu (29/4/2026), imbas kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dan kereta rel listrik (KRL) pada Senin (27/4/2026).
Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, mengatakan secara tertulis di Jakarta, Rabu (29/4/2026), KAI tetap memastikan seluruh pelanggan terdampak menerima pelayanan yang dibutuhkan. Penumpang mendapat opsi pengembalian dana penuh (refund) atau penjadwalan ulang perjalanan.
Berikut 24 perjalanan KA jarak jauh yang dibatalkan pada hari ini.
1. KA 263 Ambarawa Ekspres relasi Surabaya Pasarturi-Semarang Poncol
2. KA 264 Ambarawa Ekspres relasi Semarang Poncol-Surabaya Pasarturi
3. KA 267 Banyubiru relasi Solo Balapan-Semarang Tawang
4. KA 268 Banyubiru relasi Semarang Tawang-Solo Balapan
5. KA 152 Brantas relasi Pasar Senen-Blitar
6. KA 151 Brantas relasi Blitar-Pasar Senen
7. KA 251 Jayakarta relasi Pasar Senen-Surabaya Gubeng
8. KA 252B Jayakarta relasi Surabaya Gubeng-Pasar Senen
9. KA 245B Majapahit relasi Pasar Senen-Malang
10. KA 246B Majapahit relasi Malang-Pasar Senen
11. KA 103B Bogowonto relasi Pasar Senen-Lempuyangan Yogyakarta
12. KA 104B Bogowonto relasi Lempuyangan Yogyakarta-Pasar Senen
13. KA 132 Parahyangan relasi Gambir-Bandung
14. KA 133 Parahyangan relasi Bandung-Gambir
15. KA 7007C KA Tambahan relasi Tugu Yogyakarta-Gambir
16. KA 7008C KA Tambahan relasi Gambir-Tugu Yogyakarta
17. KA 161 Bangunkarta relasi Jombang-Pasar Senen
18. KA 162 Bangunkarta relasi Pasar Senen-Jombang
19. KA 56F-53F Purwojaya relasi Cilacap-Gambir
20. KA 50F-51F Purwojaya relasi Gambir-Cilacap
21. KA 63B Manahan relasi Solo Balapan-Gambir
22. KA 64B Manahan relasi Gambir-Solo Balapan
23. KA 29F Argo Anjasmoro relasi Surabaya Pasarturi-Gambir
24. KA 30F Argo Anjasmoro relasi Gambir-Surabaya Pasarturi
Anne mengemukakan, KAI memastikan pemulihan layanan dilakukan bertahap dengan mengutamakan keselamatan sebagai prioritas utama. KAI juga terus berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait guna memastikan layanan kembali berjalan baik.
Berdasarkan data terbaru, total korban kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL relasi Kampung Bandan-Cikarang mencapai 106 penumpang. Sebanyak 15 korban meninggal dunia dan 91 korban luka-luka. Dari jumlah korban terluka, 38 orang telah diizinkan pulang. Sisanya masih dalam perawatan di rumah sakit.
Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, memastikan, seluruh korban akan mendapat penanganan optimal. Untuk operasional KRL, pembukaan kembali stasiun Bekasi Timur akan dilakukan setelah seluruh aspek keselamatan terpenuhi, termasuk atas konfirmasi Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT). Saat ini, seluruh pihak sedang menguji coba sarana, persinyalan, dan kesiapan stasiun.
Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama KAI, Bobby Rasyidin, mengatakan, jalur hilir Bekasi-Tambun telah dibuka sejak Selasa (27/4/2026) pukul 01.30 WIB.
“Jalur hulu juga telah dinyatakan aman untuk dilalui dengan pembatasan kecepatan 30 kilometer per jam, sesuai rekomendasi keselamatan,” ujarnya dalam konferensi pers di Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat, Rabu (29/4/2026).
Selama masa pemulihan, KAI menyiagakan dua posko selama 14 hari. Pertama, Stasiun Bekasi Timur untuk membantu keluarga korban. Kedua, Stasiun Gambir untuk melayani pelanggan KA jarak jauh yang terdampak, termasuk proses pengembalian dana tiket.
Sebelumnya, peristiwa berawal dari mogoknya sebuah taksi listrik yang berhenti di tengah rel di pelintasan sebidang jalur pelintasan langsung (JPL) 85 Ampera, sekitar 35 menit sebelum tabrakan utama terjadi di area Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4/2026).
Kendaraan ini kemudian tertemper KRL CRRC, rangkaian KRL baru di Jabodetabek buatan China Railway Rolling Stock Corporation (CRRC) Qingdao Sifang relasi Cikarang-Jakarta atau PLB 5181 sekitar pukul 20.52 WIB.




