Duka Megawati Atas KA vs KRL di Bekasi, Dorong Evaluasi Sistem-Keamanan Kereta

kumparan.com
5 jam lalu
Cover Berita

Presiden ke-5 RI sekaligus Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri menyampaikan belasungkawa atas tabrakan antara KA Argo Bromo dan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur yang terjadi pada Senin (27/4) malam.

Insiden ini menewaskan 16 orang dan puluhan lainnya terluka.

“Ibu Megawati mengikuti pemberitaan penanganan korban melalui media massa. Beliau begitu sedih. Ibu Megawati berdoa bagi seluruh korban kecelakaan, khususnya bagi mereka yang dipanggil Tuhan agar dilancarkan jalannya dan mendapat tempat terbaik di surga," kata Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto di Jakarta, Rabu (29/4).

Hasto menyebut, Megawati mengarahkan anggota Fraksi PDIP dri DPR RI untuk memberi perhatian khusus terkait pembenahan sistem keamanan kereta api di Indonesia, termasuk dengan melakukan rapat kerja dengan PT KAI dan pihak terkait.

"Ibu Megawati meminta seluruh anggota Poksi V PDIP DPR RI yang dipimpin Saudara Lazarus untuk mengadakan rapat guna melakukan pembenahan sistem keamanan, sistem komunikasi dan sistem instrumentasi kereta api," papar Hasto.

Menurutnya, insiden ini menjadi momentum untuk membenahi dan memperkuat sistem transportasi. Megawati berharap, ke depan kereta api menjadi tulang punggung transportasi.

"Ke depan kereta api harus menjadi tulang punggung sistem transportasi nasional yang aman, nyaman, tepat waktu, dan memiliki jaminan kualitas pelayanan dan keamanan bagi seluruh rakyat Indonesia," lanjut Hasto.

Megawati mengenang perjalanan yang sering dilakukan oleh ayahnya yang merupakan Presiden pertama RI, dengan kereta api.

Pada setiap perlintasan, selalu dijaga oleh karyawan yang disebut Djawatan Kereta Api Republik Indonesia (DKARI), saat itu dengan berseragam dan membawa bendera merah.

Menurut Megawati, kereta api memiliki peran penting dalam sejarah perjuangan bangsa, termasuk memfasilitasi angkutan pasukan dan logistik selama masa revolusi fisik. Bung Karno pun pernah bekerja sebagai karyawan di kereta api pada masa Hindia Belanda.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Dari Kampus ke Karier, Mahasiswa Kini Kejar Personal Branding Sejak Dini!
• 18 jam laluherstory.co.id
thumb
Trump Sebut Iran Kolaps Gara-Gara Blokade Angkatan Laut AS
• 21 jam laluharianfajar
thumb
Prabowo Lirik Genteng Daur Ulang untuk Program Rumah, Hemat Sampai Rp 5 Juta
• 20 jam lalukatadata.co.id
thumb
Kepribadian Orang yang Mudah Mengingat Wajah Tetapi Melupakan Namanya
• 21 jam lalubeautynesia.id
thumb
1,01 Juta Sarjana Nganggur, Rerie: Kesesuaian Pasar Kerja Tak Bisa Ditunda Lagi!
• 19 jam lalumedcom.id
Berhasil disimpan.