Era Baru: Batu Bara Jadi Pengganti LPG

tvrinews.com
6 jam lalu
Cover Berita

Penulis: Fityan

TVRINews-Cilacap, Jawa Tengah

Groundbreaking Proyek DME Tanjung Enim Ubah Wajah Industri Tambang Indonesia.

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, secara resmi memulai pembangunan (groundbreaking) 13 proyek hilirisasi fase kedua dengan total estimasi nilai investasi mencapai Rp116 triliun, Rabu 29 April 2026. 

Proyek masif ini diproyeksikan menjadi pilar transformasi ekonomi nasional melalui penguatan nilai tambah komoditas dalam negeri.

Usai sambutan Presiden Prabowo Subianto  menandai Peresmian  dengan penekanan bel sirine . Presiden Prabowo tampak didampingi oleh jajaran pejabat tinggi negara, di antaranya Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Kepala Badan Pengelola Investasi Danantara Rosan Roeslani , dan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia serta Direktur Utama PT. Pertamina, Simon Alysius Mantiri

Peresmian ini juga dilakukan secara serentak melalui sambungan virtual dengan lokasi proyek strategis lainnya, termasuk titik krusial di Tanjung Enim, Sumatra Selatan.

Transformasi Batu Bara ke Energi Mandiri

Salah satu proyek utama dalam fase ini adalah gasifikasi batu bara menjadi Dimethyl Ether (DME) di Tanjung Enim. 

Inisiatif ambisius ini merupakan sinergi lintas BUMN yang melibatkan Holding Industri Pertambangan MIND ID, PT Bukit Asam Tbk (PTBA), dan PT Pertamina (Persero).

Melalui teknologi mutakhir, proyek ini dirancang untuk mengonversi sekitar 7 juta ton batu bara kalori rendah per tahun menjadi 1,4 juta ton DME. K

Kapasitas produksi tersebut setara dengan 1 juta ton LPG, yang secara langsung menyasar upaya pengurangan ketergantungan Indonesia terhadap impor energi.

Menuju Kemandirian Ekonomi

Integrasi 13 proyek ini telah dikukuhkan ke dalam daftar Proyek Strategis Nasional (PSN). 

Dengan nilai investasi yang menyentuh angka Rp116 triliun, pemerintah optimistis kebijakan ini akan memperbaiki defisit transaksi berjalan melalui substitusi impor sekaligus menciptakan lapangan kerja baru di daerah.

Kehadiran Presiden Prabowo beserta jajaran kabinet dan pimpinan institusi investasi strategis dalam seremoni ini menegaskan komitmen kuat pemerintah untuk menggeser paradigma ekonomi dari pengekspor bahan mentah menjadi negara industri berbasis energi bersih dan berkelanjutan.

Editor: Redaktur TVRINews


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Analis Transportasi Perkeretaapian Bahas soal Penyebab Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur
• 19 jam lalukompas.tv
thumb
Ramai Disorot, Usulan Gerbong Wanita KRL Dipindah Jadi Polemik
• 7 jam laludetik.com
thumb
Kopaska TNI AL Perkuat Pengamanan Objek Vital
• 10 jam lalutvrinews.com
thumb
Eks Kapolres Bima Kota dan Adik Bandar Narkoba Ko Erwin Jadi Tersangka TPPU
• 1 jam laludetik.com
thumb
4 Pelaku Begal Remaja di Gunung Sahari Ditangkap, Polisi Sita Senjata Tajam | BORGOL
• 23 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.