KOMPAS.TV - Insiden tertabraknya KRL Jakarta-Cikarang di Stasiun Bekasi Timur berawal dari tertabraknya taksi di perlintasan sebidang.
Awalnya, saat KRL Cikarang–Jakarta tengah melintas, sebuah taksi mati mesin di perlintasan Ampera hingga akhirnya tertabrak kereta.
Taksi terseret beberapa meter, namun sopir berhasil menyelamatkan diri. Menurut informasi Basarnas, peristiwa ini terjadi sekitar pukul 20.30 WIB. Akibat kejadian itu, perjalanan KRL berhenti dan tidak melanjutkan perjalanan.
Insiden ini berdampak pada perjalanan KRL lainnya, yakni kereta Jakarta-Cikarang yang berada di lintasan sebelahnya. Dalam posisi KRL masih berhenti, KA Argo Bromo Anggrek juga tengah dalam perjalanan.
Namun, dalam sekejap, tiba-tiba dari arah belakang KRL yang tengah berhenti di Stasiun Bekasi Timur, muncul KA Argo Bromo Anggrek yang melaju di jalur yang sama dan menabrak bagian belakang KRL.
Tabrakan ini membuat gerbong penumpang wanita rusak parah. Lima belas orang meninggal akibat kecelakaan ini.
Baca Juga: Dirut KAI Jelaskan Alasan Pemisahan Gerbong Perempuan, Memberikan Kemudahan Akses-Keamanan
#krl #bekasi #kecelakaankereta #argobromo
Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!
Penulis : Tesalonika-Ajeng
Sumber : Kompas TV
- krl
- bekasi
- kecelakaan kereta
- argo bromo
- breaking news
- noads





