JAKARTA, KOMPAS.TV - PT Kereta Api Indonesia (Persero) KAI menargetkan layanan KRL Cikarang Line dapat kembali beroperasi pada Rabu (29/4/2026) siang ini, pasca-kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat.
Hal itu disampaikan Direktur Utama PT KAI Bobby Rasyidin dalam konferensi pers di di Stasiun Bekasi, Rabu (29/4/2026).
"Insyaallah siang nanti, kita akan buka kembali layanan KRL kita Cikarang Line, akan beroperasi dan berfrekuensi sama dengan sebelumnya," kata Bobby, dipantau dari Breaking News KompasTV.
Baca Juga: Kecelakaan Kereta di Bekasi, KAI Sebut 53 Korban Masih Dirawat, 38 Sudah Dibolehkan Pulang
Hal senada disampaikan Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi. Ia menuturkan operasional layanan KRL tersebut menunggu clearance dari Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).
Seperti diketahui KNKT merupakan pihak yang melakukan investigasi terhadap kecelakaan kereta Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur.
Dudy juga menuturkan, saat ini masih dilakukan proses persiapan uji coba rel dan persinyalan, guna memastikan layanan.
"Sekarang kami dalam tahapan proses persiapan uji coba, baik uji coba rel, persinyalan, dan sebagainya, untuk memastikan bahwa staisun sini sudah bisa melayani KRL," ucapnya.
Lebih lanjut Menhub pun menekankan, aspek keselamatan menjadi prioritas utama sebelum KRL kembali beroperasi secara penuh di stasiun Bekasi Timur.
"Untuk memastikan bahwa stasiun sini sudah bisa melayani kembali KRL, yang paling utama adalah keselamatan," katanya.
Penulis : Isnaya Helmi Editor : Desy-Afrianti
Sumber : Kompas TV
- kai
- kecelakaan kereta
- krl
- krl cikarang line
- menhub
- knkt





