JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Prabowo Subianto mengatakan, harga sebuah perdamaian sangatlah mahal.
Kepala Negara kemudian menyinggung situasi perang di sejumlah negara, termasuk di Lebanon, Afghanistan, Sudan, hingga Iran.
“Perdamaian sangat mahal. Lihat berita tiap hari. Lebanon, Sudan, Somalia, Yaman, Lebanon, Irak, Afghanistan, Balochistan. Mana negara yang tidak perang? Iran? Mana negara yang tidak perang?" kata Prabowo, saat menghadiri acara groundbreaking 13 proyek hilirisasi tahap II di Cilacap, Jawa Tengah, Rabu (29/4/2026), dikutip dari YouTube Sekretariat Presiden.
Prabowo pun mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga bangsa Indonesia.
Baca juga: Prabowo: Dalam Sejarah Dunia, Adakah yang Bangun 30.000 Koperasi Setahun?
"Kita jaga bangsa kita. Jaga bangsa kita,” ucap dia.
Presiden RI juga menyoroti perbedaan yang ada di Indonesia jangan sampai menjadi perpecahan.
Menurut dia, perbedaan dalam bernegara adalah suatu kekayaan.
"Perbedaan jangan kita biarkan menjadi sekat-sekat. Kekurangan kita saling tutup. Kesalahan kita saling ingatkan. Kelalaian segera kita koreksi ya kan. Semua tujuannya adalah kebaikan bangsa," kata Prabowo.
Dalam kesempatan yang sama, Prabowo juga menyinggung situasi perang yang terjadi di berbagai negara juga berdampak kepada Indonesia.
Dia mencontohkan situasi perang saat ini di Ukraina juga berdampak ke Indonesia dalam hal kenaikan harga-harga gandum hingga minyak.
Baca juga: Prabowo: Jangan Kepandaianmu Dipakai untuk Korupsi dan Memperkaya Bangsa Lain
“Apa yang terjadi Ukraina berpengaruh pada kita. Terjadi perang di Ukraina berpengaruh kepada harga jagung, harga gandum, harga minyak. Apalagi perang lagi, di Gaza. Apalagi perang lagi di Teluk Persia, Iran lawan Amerika-Israel,” ujar Prabowo.
Di momen ini, Prabowo kembali mengingatkan soal rasa nasionalisme dan persatuan nasional.
"Satu-satunya jalan menuju kebangkitan suatu bangsa yang berhasil adalah nasionalisme, adalah cinta Tanah Air, adalah persatuan nasional," ucap dia.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang