Said Iqbal: Prabowo Beri Sinyal Kabulkan Tuntutan Ojol soal Potongan Tarif Jadi 10 Persen

kompas.com
2 jam lalu
Cover Berita


JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menyebutkan, Presiden Prabowo Subianto memberi sinyal akan mengabulkan tuntutan pengemudi ojek online (ojol) terkait pemotongan tarif aplikasi.

Menurut Said, potongan penghasilan driver yang selama ini berada di kisaran 20 persen akan diturunkan menjadi 10 persen.

“Presiden akan memutuskan bahwa harapan kawan-kawan ojol mengenai pemotongan tarif 10 persen, bukan lagi 20 persen, akan dijalankan oleh negara,” kata Said dalam konferensi pers daring, Rabu (29/4/2026).

Baca juga: Harapan Berulang Buruh Jelang May Day: Hapus Outsourcing!

Ia menegaskan, rencana tersebut bukan lagi sekadar wacana.

Pemerintah, kata dia, disebut siap merealisasikan kebijakan tersebut dalam waktu dekat.

“Ini bukan lagi sebuah utopia atau mimpi, tapi akan segera direalisasikan," lanjut Said.

Dirinya menjelaskan, kepastian itu didapat setelah pihaknya bertemu langsung Prabowo pada Selasa (28/4/2026).

Pertemuan tersebut turut membahas persiapan peringatan Hari Buruh Internasional.

Dalam pertemuan itu, lanjut Said, pemerintah juga berencana melakukan intervensi terhadap kebijakan perusahaan aplikator seperti Gojek, Grab, hingga Shopee.

Baca juga: Said Iqbal: 50.000 Buruh dari KSPI Akan Rayakan May Day 1 Mei 2026 di Monas

Salah satu langkah yang disiapkan adalah melalui keterlibatan pemerintah dalam kepemilikan saham perusahaan aplikator, seperti yang disebut telah dilakukan pada GoTo melalui BP Danantara.

Dengan kepemilikan tersebut, pemerintah dinilai memiliki posisi yang lebih kuat untuk memengaruhi kebijakan perusahaan, termasuk terkait besaran potongan tarif bagi pengemudi.

“Dengan ikut sertanya pemerintah dalam kepemilikan aplikasi ojek online, baik roda dua maupun roda empat maka Danantara sebagai kepanjangan tangan pemerintah akan bisa mengintervensi kebijakan aplikator," tegas dia.

Ia menambahkan, pengumuman resmi terkait kebijakan tersebut kemungkinan akan disampaikan langsung oleh Presiden pada peringatan May Day mendatang.

Baca juga: 12.500 Buruh Karawang Ikut May Day ke Jakarta, Polisi Siapkan Pengawalan

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Said berharap, kebijakan ini menjadi kabar baik bagi jutaan pengemudi ojol di Indonesia sekaligus menunjukkan keberpihakan pemerintah terhadap pekerja sektor informal.

“Itu cita-cita Presiden dalam waktu dekat ini atau mungkin nanti saat May Day di Monas mungkin akan disampaikan. Jadi ada keberpihakan negara ada keberpihakan Presiden Republik Indonesia kepada kawan-kawan ojol yang jumlahnya jutaan orang," pungkasnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Bentrokan dengan Hezbollah, Militer Israel Cegat Roket dan Minta Warga Jauhi Lebanon Selatan
• 23 jam laluerabaru.net
thumb
Prabowo Ziarah ke Makam Kakek-Neneknya di Banyumas
• 20 jam lalukumparan.com
thumb
Ketahanan Pangan: Kebijakan yang Mulai Mengubah Nasib Petani Indonesia
• 2 jam lalukumparan.com
thumb
BMKG: Hujan ringan bakal landa Jakarta Rabu sore ini
• 12 jam laluantaranews.com
thumb
4 Pemain Kunci Persib yang Bisa Jadi Penentu Lawan Bhayangkara FC: Misi Wajib Menang
• 8 jam lalubola.com
Berhasil disimpan.