Bisnis.com, JAKARTA — Buruh dari Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) menyatakan batal menggelar unjuk rasa peringatan Hari Buruh atau May Day 2026 di depan Gedung DPR RI. Giat aksi tersebut akan dipusatkan di Silang Monas, Jakarta Pusat bersama dengan konfederasi buruh lainnya.
Presiden KSPI Said Iqbal menyampaikan bahwa keputusan ini diambil usai pihaknya bertemu Presiden Prabowo Subianto pada Selasa (25/4/2026) kemarin.
Menurutnya, KSPI telah meminta pertemuan khusus dengan Prabowo sebelum 1 Mei, dan baru terlaksana kemarin. Dalam pertemuan tersebut, dia menyebut Prabowo telah menegaskan komitmen untuk mewujudkan harapan dan isu terkait kesejahteraan buruh.
“Maka KSPI memutuskan memindahkan rencana aksi 1 Mei 2026 di DPR RI ke Monas, yang mana perayaan May Day dilakukan bersama dengan Presiden Prabowo,” kata Said dalam konferensi pers secara daring, Rabu (29/4/2026).
Lebih lanjut, dia menyebut bahwa KSPI akan menerjunkan sekitar 50.000 buruh dari kawasan Jabodetabek, Karawang, Subang, hingga Purwakarta untuk giat May Day di Jakarta tahun ini.
Selain itu, Said menjelaskan bahwa unjuk rasa juga akan digelar KSPI di 38 provinsi, terutama di kota besar masing-masing daerah.
Baca Juga
- Buruh Bawa 11 Tuntutan pada Aksi May Day 2026, Desak RUU Ketenagakerjaan Disahkan
- Qodari Sebut Prabowo Siap Hadiri Hari Buruh di Monas, Tegaskan Sikap Pemerintah
- Menaker: Presiden Prabowo Siapkan 'Kado' untuk Buruh saat May Day 2026
Sejumlah isu yang akan disuarakan dalam peringatan Hari Buruh tahun ini adalah pengesahan rancangan undang-undang (RUU) Ketenagakerjaan baru, penghapusan sistem kerja alih daya alias outsourcing, penolakan terhadap upah murah, hingga pencegahan pemutusan hubungan kerja (PHK).
Terdapat pula tuntutan reformasi pajak perburuhan, pengesahan RUU Perampasan Aset, hingga perbaikan kesejahteraan pekerja platform seperti ojek online (ojol).
Sebelumnya, Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani (AGN) menyampaikan bahwa peringatan Hari Buruh atau May Day 2026 di Silang Monas, Jakarta Pusat pada Jumat (1/5/2026) mendatang akan dihadiri sekitar 400.000 orang.
Presiden KSPSI AGN Andi Gani Nena Wea menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto akan menghadiri giat tersebut seperti tahun sebelumnya. Dia juga menyebut hampir seluruh konfederasi buruh di Tanah Air akan mengerahkan massa.
“Akan dihadiri oleh 211.000 buruh dan juga akan dihadiri oleh elemen-elemen masyarakat lainnya. Jadi, perkiraan massa akan mencapai 400.000 buruh, seluruh massa akan berkumpul jam 7 pagi di Silang Monas, Jakarta,” kata Andi dalam konferensi pers Perayaan May Day 2026 bersama sejumlah konfederasi buruh di Jakarta, Senin (27/4/2026).





