Kapasitas Dermaga Bajoe Bakal Naik dari 30 Ton ke 50 Ton Usai Perbaikan

harianfajar
6 jam lalu
Cover Berita

FAJAR, MAKASSAR – Penutupan sementara Pelabuhan Bajoe selama 21 hari dipastikan menjadi bagian dari proyek perbaikan besar yang tidak hanya menyasar kondisi fisik, tetapi juga peningkatan kapasitas dermaga.

PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) menilai, langkah ini krusial mengingat usia konstruksi yang telah mencapai lebih dari dua dekade.

Selama masa penutupan, seluruh aktivitas utama pelabuhan dihentikan guna memberi ruang bagi pekerjaan teknis.

Tahapan perbaikan dilakukan secara menyeluruh, dimulai dari pembongkaran konstruksi lama, dilanjutkan pemasangan struktur baru, hingga tahap akhir berupa pengembalian operasional kapal ke lintasan semula setelah pekerjaan rampung.

Sebelum pekerjaan inti dimulai, ASDP juga mengawali rangkaian kegiatan dengan agenda sosial bagi masyarakat sekitar pelabuhan.

Di antaranya pembagian sembako kepada warga, serta kegiatan kebersamaan yang dijadwalkan berlangsung sebelum masuk pada tahap perbaikan utama.

Adapun pekerjaan inti renovasi dijadwalkan berlangsung selama 21 hari kalender, tepatnya pada rentang tanggal 1 hingga 21.

Dalam periode tersebut, aktivitas pemuatan dan penyeberangan dihentikan sepenuhnya untuk memastikan proses pekerjaan berjalan optimal tanpa gangguan operasional.

General Manager ASDP, Anom Sedayu, menegaskan bahwa kondisi dermaga saat ini memang sudah tidak layak dipertahankan tanpa perbaikan.

Usia konstruksi yang telah mencapai 23 tahun dinilai berdampak pada penurunan kemampuan struktur dalam menahan beban.

“Iya, jadi melihat kondisi, kami mengajak rekan-rekan media juga untuk melihat secara langsung bahwa dari sisi usia pun sudah cukup berumur, 23 tahun. Kita bisa lihat bahwa memang sarana tersebut sudah harus direnovasi. Dan perbaikan ini bukan cuma sekedar perbaikan, tetapi juga peningkatan kapasitas dermaga. Insyaallah ke depannya akan lebih baik lagi,” ujarnya dalam konfrensi pers yang digelar di Pelabuhan Bajoe,

Selasa, 28 April 2026.

Selain perbaikan fisik, proyek ini juga difokuskan pada peningkatan kapasitas dermaga. Saat ini, kapasitas maksimal hanya berada di kisaran 30 ton dan bahkan telah mengalami penurunan akibat faktor usia konstruksi.

Setelah renovasi, kapasitas tersebut ditargetkan meningkat signifikan menjadi 50 ton.

“Kapasitas sekarang 30 ton, dan tentunya dengan usia konstruksinya sudah ada penurunan. Ke depan akan ditingkatkan menjadi 50 ton,” katanya.

ASDP juga memastikan bahwa selama proses renovasi berlangsung, masyarakat tetap diberikan ruang untuk beraktivitas di sekitar kawasan pelabuhan, kendati tak seleluasi sebelumnya.

Kebijakan ini diambil sebagai bentuk upaya meminimalisir dampak ekonomi, meskipun aktivitas inti pelabuhan dihentikan sementara.

Di sisi lain, proyek ini dilaksanakan dengan izin yang bersifat sementara, sehingga penyelesaiannya tidak boleh melewati batas waktu yang telah ditentukan.

ASDP menegaskan komitmennya untuk menuntaskan pekerjaan sesuai timeline agar operasional pelabuhan dapat segera kembali normal tanpa penundaan.

“Baik, tentunya kami tetap berkomitmen pada timeline pelaksanaan pekerjaan. Dan tentunya juga karena ini adalah izin yang sudah diberikan, karena sifatnya sementara, tanggal 1 itu harus sudah kembali ke lintasannya,” ujarnya.

Setelah seluruh tahapan pekerjaan selesai, kapal-kapal penyeberangan akan dikembalikan ke lintasan semula dan aktivitas pelabuhan kembali berjalan normal.

Dengan rampungnya proyek ini, ASDP menargetkan peningkatan kualitas layanan penyeberangan yang lebih aman, lebih kuat secara struktur, serta mampu mengakomodasi kebutuhan transportasi masyarakat yang terus meningkat.(an).


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Memimpin Dengan Ide, Mengabdi Untuk Beraksi, Lurah Emsel Ubah Limbah Jadi Inovasi Paving Block
• 2 jam laluterkini.id
thumb
Tegas! Menhub Tak Segan Tindak Taksi Green SM Jika Temukan Pelanggaran
• 9 jam laluviva.co.id
thumb
Apakah Hari Buruh 2026 Disertai Cuti Bersama? Cek SKB 3 Menteri di Sini
• 10 jam laludisway.id
thumb
Presiden pastikan akan investasi besar-besaran di sektor pendidikan
• 10 jam laluantaranews.com
thumb
Pemprov Jateng Ancam Blokir Kendaraan Bekas tak Balik Nama pada 2027
• 18 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.