Menhub Dudy Kembali Buka Stasiun Bekasi Timur Pasca-Kecelakaan Kereta

jpnn.com
2 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, CIKARANG - Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengungkapkan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menekankan aspek keselamatan dalam pembukaan kembali Stasiun Bekasi Timur dan penyelenggaraan layanan kereta rel listrik (KRL) pascainsiden kecelakaan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek.

Menhub Dudy menjelaskan saat ini tengah dilakukan proses clearance oleh Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) sebagai pihak yang bertanggung jawab dalam investigasi.

BACA JUGA: Kemenhub Sidak ke Pool Green SM, Terdapat Beberapa Temuan

“Kami akan membuka kembali layanan KRL Jabodetabek dari Cikarang dan Bekasi Timur. Saat ini kami masih dalam tahap persiapan uji rel, persinyalan, dan sebagainya. Yang paling utama dan harus diperhatikan adalah aspek keselamatan,” ujar Menhub Dudy saat memberikan keterangan pers di Stasiun Bekasi Timur, Rabu (29/4).

Kemudian, Menhub Dudy menyampaikan perkembangan penanganan serta layanan kereta api pascainsiden kecelakaan yang terjadi di wilayah Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.

BACA JUGA: 8 Kereta Api dari Gambir dan Pasar Senen Batal Berangkat

“Jumlah penumpang yang menjadi korban, baik yang meninggal maupun luka-luka sejumlah 106 penumpang. Kemudian yang meninggal dunia 15 penumpang dan yang luka-luka 91 penumpang. Dari 91 penumpang yang luka-luka, 38 penumpang sudah diperbolehkan pulang,” kata Menhub Dudy.

Direktur Utama PT. KAI Bobby Rasyidin menambahkan pemulihan operasional kereta api pada jalur hilir telah dibuka pada Selasa (28/4) pukul 01.30 WIB.

BACA JUGA: Insiden Perlintasan Rel Kereta Api, SDCI: Tak Hanya Soal Teknis, Tetapi Juga Perilaku

Dengan demikian, jalur tersebut sudah dapat dilalui kereta jarak jauh dari arah Timur.

Sementara itu, pada Rabu (29/4) pukul 02.00 WIB, jalur hulu telah bersih dari puing-puing.

“Kami bersama KNKT telah memastikan keselamatan penggunaan jalur ini untuk kereta jarak jauh, meskipun masih dilakukan pembatasan kecepatan 30 km/jam di area stasiun,” ujar Dirut Bobby.

Kemenhub bersama PT. KAI dan para pemangku kepentingan transportasi lainnya menegaskan, tidak ada toleransi terhadap pelanggaran maupun penurunan standar keselamatan dalam bentuk apa pun bagi semua gender.

Selama masa pemulihan pascainsiden, dalam 14 hari ke depan, telah dibuka dua posko tanggap darurat yang berlokasi di Stasiun Bekasi Timur dan Stasiun Gambir.

Diketahui insiden kecelakaan bermula ketika rangkaian kereta rel listrik (KRL) relasi Cikarang-Jakarta tertemper mobil di perlintasan sebidang JPL 85.

Akibat kejadian tersebut, rangkaian KRL harus dievakuasi dan ditetapkan sebagai Perjalanan Luar Biasa (PLB) dengan kode 5181 karena berhenti berdinas dan berjalan di luar jadwal reguler.

Sebagai dampaknya, petugas memberhentikan satu rangkaian KRL lainnya dengan kode PLB 5568 yang mengarah ke Cikarang di peron Stasiun Bekasi Timur.

Namun, KA Argo Bromo Anggrek (KA 4) relasi Jakarta–Surabaya tidak sempat berhenti sepenuhnya sehingga terlibat insiden dengan KA PLB 5568 yang sedang berhenti.

Turut hadir pada kegiatan tersebut Direktur Jenderal Perkeretaapian Allan Tandiono dan Sekretaris Perusahaan PT. KAI Wisnu Pramudyo. (jpnn)
Simak! Video Pilihan Redaksi:

BACA ARTIKEL LAINNYA... PT KAI Bakal Dievaluasi Total Buntut Tabrakan Kereta Api di Bekasi


Redaktur : Dedi Sofian
Reporter : Dedi Sofian, JPNN.com


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Update Prakiraan Cuaca Jakarta Hari ini 29 April 2026, Awas Hujan Deras!
• 13 jam laludisway.id
thumb
Tragedi Tabrakan KA di Bekasi Timur, Netty Aher Desak Pendampingan Psikologis dan Investigasi Transparan
• 1 jam lalupantau.com
thumb
BGN Hentikan Operasional 4 Dapur Program Makan Bergizi di Bangkalan, Ini Penyebabnya
• 15 jam lalujpnn.com
thumb
Gubernur DIY Instruksikan Daycare Tak Berizin Segera Ditutup
• 21 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Pemprov upayakan Jakarta jadi pusat ekraf dan destinasi event global
• 22 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.