TABLOIDBINTANG.COM - Taylor Swift menyoroti perilaku sebagian penggemarnya yang dinilai kerap berlebihan dalam menanggapi karya-karyanya.
Dalam wawancara terbaru dengan The New York Times yang dipublikasikan Selasa (28/4), bintang pop peraih banyak Grammy itu membahas proses penulisan lagunya sekaligus tradisi unik yang ia bangun bersama para penggemar. Meski mengapresiasi antusiasme tersebut, Swift mengakui ada sebagian fans yang melampaui batas.
“Ada begitu banyak tradisi sekarang, yang sebenarnya luar biasa. Tapi ada juga bagian dari fanbase saya yang membawa semuanya ke tingkat yang sangat ekstrem,” ujarnya, seraya menambahkan bahwa hal itu berada di luar kendalinya.
Swift kemudian menyoroti kebiasaan sejumlah penggemar yang gemar “bermain detektif” untuk menebak siapa sosok di balik lagu-lagunya. Menurutnya, hal tersebut terkadang terasa janggal.
“Yang jadi sedikit aneh bagi saya adalah ketika orang memperlakukannya seperti semacam tes paternitas,” kata Swift. “Karena saya berpikir, ‘Lagu itu bukan ditulis oleh pria itu—saya yang menulisnya.’”
Meski demikian, Swift memahami bahwa hal tersebut merupakan bagian dari konsekuensi sebagai musisi besar. Ia menekankan pentingnya menjaga persepsi pribadi terhadap karya seni yang dibuat.
“Anda harus berpegang teguh pada cara pandang Anda terhadap karya dan hubungan Anda dengannya,” tegasnya. Ia juga mengungkapkan bahwa begitu sebuah lagu dirilis, ia sekaligus melepaskan ekspektasinya terhadap respons publik.
“Semoga kalian menyukainya. Kalau tidak, semoga kalian akan menyukainya dalam lima tahun. Dan kalau pun tidak pernah, saya tetap membuatnya untuk diri saya sendiri,” tutup Swift.




