Career Moat: Cara Baru Bangun Karier di Era Ketidakpastian

viva.co.id
1 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Badai Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) yang terus belanjut, para pekerja semakin mencati 'pekerjaan aman' di ketidapastian global dan ancama adopsi kecerdasan buatan (AI) dalam dunia kerja. Majalah bisnis asal Amerika Serikat (AS), Forbes, menyoroti konsep career moat sebagai cara efektif membangun ketahanan karier. 

Forbes melaporkan career moat mampu menjawab fenomena keamanan kerja tradisional telah bergeser ke arah pendekatan baru yang lebih adaptif. Konsep ini mengarahkan seseorang agar 'kebal' dan terlindungi dari risiko PHK, persaingan, hingga ketidakpastian pasar.

Baca Juga :
Nordstrom Tutup Toko Terakhir di Delaware Setelah 15 Tahun, 300 Karyawan Terancam di-PHK
20.000 Karyawan Meta dan Microsoft Kena PHK, AI Jadi Biang Kerok

Kata 'moat' sudah lebih dulu digunakan dalam dunia investasi oleh investor legendaris, Warren Buffett. Ia memperkenalkan istilah economic moat, yaitu keunggulan unik perusahaan yang membuatnya tahan terhadap kompetitor dan konsep serupa mulai diterapkan dalam pengembangan karier individu.

“Career Moat adalah seperangkat keunggulan personal dan profesional yang melindungi Anda dari PHK, persaingan, dan kekacauan pasar. Anda tidak bisa mengendalikan ekonomi, tetapi Anda bisa membangun karier yang cukup kuat untuk menghadapinya,” tulis Forbes dikutip pasa Rabu, 29 April 2026.

Lebih lanjut, Forbes juga memberikan langkah-langkah untuk mengadopsi Career Moat bagi para pekerja. Yuk simak informasi lengkapnya!

Ilustrasi Gen Z dan Milenial
Photo :
  • istockphoto.com

Kombinasi Keterampilan Langka Jadi Kunci

Forbes menekankan pentingnya memiliki kombinasi keterampilan yang jarang dimiliki banyak orang sehingga bukan hanya menguasai satu kemampuan umum, tetapi menggabungkan dua atau lebih keahlian yang saling melengkapi. Pendekatan ini dikenal sebagai skill stacking, yang membuat seseorang menjadi aset unik, bukan sekadar komoditas di pasar kerja.

Bangun Personal Branding yang Kuat

Selain keterampilan, reputasi profesional juga menjadi faktor penting dalam membangun career moat. Personal branding dinilai mampu menciptakan peluang tanpa harus bergantung pada posisi atau perusahaan saat ini.

“Jabatan bisa hilang saat PHK, tetapi reputasi adalah milik Anda selamanya,” tulis Forbes.

Langkah sederhana seperti membagikan wawasan atau artikel relevan secara rutin di platform profesional dapat membantu membangun citra sebagai ahli di bidang tertentu.

Perluas Relasi

Relasi profesional tidak hanya sebatas daftar koneksi, tetapi juga sumber informasi, peluang, dan dukungan. Forbes menilai jaringan yang kuat dan beragam dapat menjadi sistem peringatan dini terhadap perubahan pasar. Salah satu cara membangunnya adalah dengan memperluas interaksi lintas divisi dan industri secara konsisten

Baca Juga :
Anggota DPR Wanti-wanti Badai PHK di Sektor Pemerintah: Negara Tak Boleh Absen
Starbucks Kembali PHK Karyawan, Divisi Teknologi Jadi Sasaran
Gelombang PHK Nike Berlanjut, 1.400 Pekerja Terdampak

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kubu Noel Ditegur Hakim gara-gara Hadirkan Perempuan Hamil Tua Jadi Saksi di Sidang
• 5 jam lalukompas.com
thumb
5 Weton yang Diramal Paling Apes pada Tanggal 29 April 2026, Hindari Bepergian Jauh?
• 21 jam lalutvonenews.com
thumb
Bus Jemaah Calon Haji asal Probolinggo Kecelakaan di Madinah, Begini Kondisinya
• 3 jam lalurctiplus.com
thumb
Meski Gagal Tembus 10 Besar saat Tes MotoGP Jerez 2026, Jorge martin Tetap Puas dengan Upgrade Aprilia
• 5 jam lalutvonenews.com
thumb
FIFA Resmikan Tuan Rumah Hingga Umumkan Jadwal Kompetisi Internasional, Kapan ASEAN Cup?
• 4 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.