Di tengah dinamika sektor energi, efisiensi bahan bakar dan biaya operasional menjadi pertimbangan utama dalam memilih kendaraan, baik untuk kebutuhan pribadi maupun usaha.
Marketing & Sales Division Head JBA Indonesia, Johan Wijaya mengatakan bahwa kendaraan kategori LCGC dan MPV seperti Toyota Avanza, Calya, dan Agya masih cukup diminati. Hal ini terjadi lantaran efisien dalam konsumsi BBM serta mudah dalam perawatan.
Sementara untuk kebutuhan usaha, kendaraan niaga seperti Daihatsu Gran Max, Mitsubishi Triton, hingga truk juga banyak dicari. Pada roda dua, motor matic seperti Honda Beat, Scoopy, dan Vario tetap menjadi pilihan utama karena praktis digunakan sehari-hari, ” jelas Johan Wijaya. Baca Juga:
Lepas Perkenalkan 3 Mobil Baru, Ada BEV Sampai Hybrid
JBA juga mencatat adanya perbedaan preferensi kendaraan di berbagai wilayah pada Q1 2026, yang dipengaruhi oleh karakteristik kebutuhan dan aktivitas ekonomi setempat. Di wilayah Jawa, kendaraan penumpang seperti Toyota Avanza tipe G (1.3–1.5), Toyota Calya tipe G 1.2, serta Daihatsu Sigra mendominasi.
Hal ini sejalan dengan tingginya kebutuhan mobilitas harian serta preferensi terhadap kendaraan yang efisien dalam konsumsi BBM dan mudah dirawat. Di wilayah Sumatera, permintaan cenderung seimbang antara kendaraan penumpang dan kendaraan niaga.
Kendaraan penumpang didominasi oleh unit MPV seperti Toyota Avanza tipe G 1.3 dan Toyota Calya tipe G 1.2. Sementara itu, kendaraan niaga seperti Mitsubishi Triton double cabin, Suzuki Carry pick up, serta Mitsubishi Colt L300 pick up lebih banyak diminati untuk mendukung aktivitas distribusi, logistik, dan sektor perkebunan.
Sementara itu, di wilayah Kalimantan, kendaraan operasional seperti Daihatsu Gran Max pick up, truk Mitsubishi Canter, serta Mitsubishi Triton double cabin menjadi pilihan utama, mencerminkan kebutuhan kendaraan untuk menunjang aktivitas industri dan distribusi barang. Baca Juga:
BYD Atto 1 Dapat Pembaruan di Negeri Asalnya, Jarak Tempuh Makin Jauh
Adapun di wilayah Sulawesi, permintaan cenderung seimbang antara kendaraan penumpang dan kendaraan niaga. Model seperti Toyota Avanza tipe G 1.3 serta Toyota Calya tipe G 1.2 cukup banyak diminati untuk kebutuhan mobilitas harian, sementara Daihatsu Gran Max pick up digunakan untuk mendukung aktivitas usaha.
Di sisi lain, mulai adanya minat terhadap kendaraan listrik (EV) di pasar lelang, meskipun jumlahnya masih relatif terbatas dibandingkan kendaraan konvensional. Beberapa unit kendaraan listrik yang dilelang antara lain Wuling Air EV, Wuling Cloud EV, Hyundai IONIQ 5, Neta V-II, serta BYD Sealion 7 pada Q1 2026 ini.
Selain pembelian, JBA juga melayani penitipan kendaraan maupun aset lainnya dari perusahaan dan perorangan untuk dilelang melalui jaringan buyer secara nasional. Layanan ini membantu pemilik aset mengoptimalkan nilai jual sekaligus menjangkau lebih banyak calon pembeli.
Sejalan dengan hal tersebut, Johan Wijaya menyampaikan bahwa kebutuhan kendaraan di Indonesia masih menunjukkan tren yang stabil, didorong oleh kebutuhan mobilitas dan aktivitas usaha yang tetap tinggi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(UDA)





