JAKARTA, KOMPAS.TV - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI memberikan santunan kepada keluarga korban kecelakaan kereta api (KA) jarak jauh Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat.
Ketua Baznas Sodik Mudjahid menyebut yang akan diberikan sebesar Rp3 juta untuk keluarga korban meninggal dunia.
"Untuk para korban yang wafat jumlahnya 15 orang, kami memberikan dukungan santunan berupa uang sebesar masing-masing Rp3 juta," ungkap Sodik dalam keterangannya, Rabu (29/4/2026).
Baca Juga: Kemenhub Panggil Manajemen Green SM Usai Kecelakaan Kereta di Bekasi, Dalami Kepatuhan Operator
Menurut penjelasannya, santunan tersebut diberikan sebagai bentuk kepedulian untuk meringankan beban keluarga yang ditinggalkan.
Selain santunan untuk keluarga korban meninggal, Baznas juga memberikan bantuan kepada korban terdampak lainnya.
"Jika terdapat korban yatim dan kondisi rumah tidak layak, maka kami akan memberikan bantuan secara menyeluruh," ucapnya.
Baznas, kata ia memiliki sejumlah program yang dapat diintegrasikan sesuai kebutuhan di lapangan, seperti bantuan tanggap bencana, layanan kesehatan terpadu, perbaikan rumah tidak layak huni, bantuan perumahan, pendidikan, hingga pemberdayaan usaha kecil.
Dalam kesempatan itu, ia turut menyampaikan, Baznas sejak awal terjadinya kecelakaan juga telah menerjunkan tim Baznas Tanggap Bencana (BTB) dan Rumah Sehat Baznas (RSB) untuk membantu proses evakuasi serta memberikan pertolongan medis awal terhadap korban.
Tak hanya itu, pihaknya juga turut memberikan layanan kesehatan, mobil ambulans, hingga bantuan logistik seperti makanan ringan dan air minum kepada para korban kecelakaan.
Penulis : Isnaya Helmi Editor : Deni-Muliya
Sumber : Kompas TV/Antara.
- Baznas
- korban kecekalaan kereta
- kecelakaan kereta bekasi
- baznas beri santunan
- korban meninggal dunia





