Sopir Green SM Sudah Diperiksa Polisi Terkait KRL Vs KA Argo Bromo, Masinis dan Petugas Stasiun Nyusul

viva.co.id
1 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Pengusutan kecelakaan maut antara Kererta Rel Listrik (KRL) dan Kereta Api Jarak Jauh (KA) Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur terus berkembang.

Polisi tak hanya mengandalkan analisis teknis, tetapi juga mulai memeriksa sejumlah pihak yang diduga terkait dalam rangkaian peristiwa tersebut.

Baca Juga :
Kisah Mia Citra Korban Kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL: Dievakuasi 10 Jam, Drop hingga Meninggal
Olah TKP Kecelakaan Maut KRL Vs KA Argo Bromo, Teknologi Canggih TAA Dikerahkan Korlantas

Salah satu yang menjadi fokus adalah sopir taksi listrik Green SM berinisial RRP yang diduga menjadi pemicu awal insiden. Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Budi Hermanto, membenarkan bahwa yang bersangkutan telah dimintai keterangan.

"Untuk driver taksi online inisial RRP diminta keterangan kemarin Selasa dan hari ini Rabu di Polrestro Bekasi Kota," ujarnya, Rabu, 29 April 2026.

Tak berhenti di situ, penyidik juga akan memeriksa sejumlah saksi lain guna memperjelas kronologi dan tanggung jawab dalam kecelakaan tersebut. Pemeriksaan lanjutan dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 30 April 2026.

"Untuk agenda riksa petugas (masinis, petugas stasiun, polsuska) dr PT. KAI akan dilaksanakan di kantor PT. KAI akan dilaksanakan besok hari kamis tanggal 30 April 2026," katanya.

Untuk diketahui, korban jiwa tabrakan maut KRL dan Kereta Api Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur bertambah. Korban meninggal dunia usai menjalani perawatan di RSUD Bekasi.

Hal itu disampaikan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi usai meninjau korban tabrakan kereta di RSUD Bekasi, Rabu, 29 April 2026.

"Pasiennya kalau secara umum sudah membaik, tinggal yang di ICU tiga orang. Tiga orang, dan yang satu sudah meninggal, tinggal dua orang lagi. Mudah-mudahan bisa sembuh ya," kata Dedi Mulyadi kepada wartawan.

Sementara itu, Direktur Utama RSUD Kota Bekasi, dr. Ellya Niken Prastiwi mengatakan ada 22 korban kecelakaan kereta yang masih menjalani rawat inap. 

"Hari ini per hari ini pasien yang dirawat di kami adalah ada 22. Satu baru datang tadi di IGD gitu. 22 ini yang di ICU ada tiga," kata Niken. 

Dengan adanya penambahan ini, maka total korban meninggal dunia akibat tabrakan maut KRL vs KA Argo Bromo ini berjumlah 16 orang

Baca Juga :
Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta ke Keluarga Korban Meninggal Tabrakan KA Bekasi Timur
Dirut KAI Minta Maaf ke Keluarga Korban dan Warga Imbas Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur
Pemulihan Bertahap, KAI: Uji Coba KRL Lintas Bekasi–Cikarang Berjalan Lancar

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kemnaker Klaim Ada Sejumlah Program Strategis Sambut Hari Buruh 2026
• 1 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Update! Korban Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Stasiun Bekasi Timur: 16 Orang Meninggal Dunia, Puluhan Lainnya Masih Dirawat
• 8 jam lalutvonenews.com
thumb
Frans Putros Akui 5 Laga Sisa Persib Bakal Sulit! Wajib Sapu Bersih Lawan Bhayangkara FC, PSIM, Persija, PSM, dan Persijap
• 7 jam laluharianfajar
thumb
Tragedi Bekasi Timur Menguak Rapuhnya Sistem dan Infrastruktur Perkeretaapian
• 11 jam lalukompas.id
thumb
Profil Arifatul Choiri Fauzi, Menteri PPPA yang Usul Gerbong Wanita KRL Dipindah ke Tengah
• 7 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.