Mengintip The Golden Scents, Wewangian ala Timur Tengah dari Scarlett

herstory.co.id
2 jam lalu
Cover Berita
HerStory, Jakarta —

Scarlett kembali menghadirkan inovasi terbarunya melalui peluncuran koleksi parfum The Golden Scents. Diperkenalkan pertama kali pada Maret lalu, koleksi ini menghadirkan interpretasi modern dari karakter wewangian Timur Tengah yang dikenal kaya, hangat, dan berlapis, namun kini diformulasikan lebih ringan dan nyaman untuk iklim tropis Indonesia. Lebih dari sekadar wangi, koleksi ini lahir dari pemahaman bahwa parfum adalah bagian dari cara seseorang mengekspresikan diri dalam setiap momen.

Menurut Bruna Bergemann, tren wewangian Timur Tengah dalam beberapa tahun terakhir semakin populer secara global, terutama di kalangan Gen Z. “Dalam beberapa tahun terakhir, wewangian dengan karakter Timur Tengah semakin populer secara global, terutama di kalangan Gen Z yang mencari aroma dengan performa yang kuat dan karakter yang lebih bold. Banyak dari mereka tertarik pada fragrance yang terasa mewah, dan memiliki projection yang intens. Fenomena ini menunjukkan adanya pergeseran preferensi, di mana konsumen juga memprioritaskan experience dan value yang dapat mereka rasakan dari sebuah parfum,” paparnya.

Ia juga menambahkan bahwa popularitas tersebut tidak terlepas dari kekayaan tradisi wewangian Timur Tengah yang identik dengan praktik layering serta karakter aroma yang opulent dan berlapis. Pendekatan inilah yang kemudian menginspirasi Scarlett untuk menghadirkan formulasi yang tetap mempertahankan karakter khas tersebut, namun disesuaikan dengan preferensi pasar lokal.

Terinspirasi dari budaya wewangian di kawasan Timur Tengah, di mana parfum menjadi bagian dari identitas sekaligus ritual sosial yang penuh makna, Scarlett menerjemahkan karakter aroma yang bold dan long-lasting ke dalam komposisi yang lebih refined. Koleksi ini sekaligus memperluas spektrum karakter wewangian Scarlett, dari yang sebelumnya fresh dan playful, menuju signature scent yang lebih statement. Hasilnya adalah parfum dengan kesan mewah dan elegan, namun tetap ringan, nyaman digunakan di iklim tropis, dan tetap accessible.

Melalui kampanye “Membawa Niat dalam Keharuman”, Scarlett mengajak parfum dipandang sebagai bagian dari ritual personal yang mencerminkan karakter, suasana hati, hingga intensi dalam setiap momen. The Golden Scents hadir dalam tiga varian, yaitu Safa Ather, Sahara Mirage, dan Desert Lumina, yang masing-masing merepresentasikan nilai Purity, Devotion, dan Celebration.

Setiap varian dirancang dengan karakter aroma yang berbeda untuk menemani berbagai suasana dan emosi. Safa Ather mewakili purity dengan perpaduan pear, cassis buds, dan heliotrope yang menghadirkan kesan segar, lembut, dan bersih, cocok untuk penggunaan sehari-hari. Sahara Mirage merepresentasikan devotion melalui kombinasi peach, jasmine, dan patchouli yang menciptakan aroma floral yang hangat dan elegan. Sementara itu, Desert Lumina menggambarkan celebration dengan sentuhan amber, caramel, dan tonka yang menghadirkan aroma hangat, manis, dan mewah, sekaligus versatile untuk berbagai aktivitas.

Fiona Anjani, Chief Marketing Officer Scarlett, menyampaikan bahwa minat masyarakat terhadap parfum dengan karakter berlapis dan personal terus menunjukkan pertumbuhan. “Minat masyarakat terhadap parfum dengan karakter berlapis dan personal terus menunjukkan pertumbuhan signifikan. Melalui The Golden Scents, kami ingin menghadirkan pengalaman wewangian dengan kualitas global, kemasan premium, namun tetap dapat diakses oleh lebih banyak konsumen. Dengan koleksi ini, Scarlett kini telah memiliki total 21 varian parfum yang mendukung ekspresi diri setiap individu.”

Koleksi The Golden Scents kini telah tersedia di seluruh gerai offline Scarlett, serta berbagai platform e-commerce seperti Shopee, Tokopedia, TikTok Shop, dan website resmi Scarlett Official Shop. Untuk informasi lebih lanjut mengenai koleksi ini serta inspirasi layering parfum, kunjungi Instagram @scarlettofficial atau situs resmi mereka.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
DPR Sebut Dirut KAI Tak Cukup Minta Maaf Jika Ada Human Error di Kecelakaan KRL Bekasi
• 3 jam laluliputan6.com
thumb
Digugat Nikita Mirzani Rp244 Miliar, Pihak Reza Gladys Anggap sebagai Kasus Komedi
• 8 jam lalugrid.id
thumb
Album “ARIRANG” BTS Cetak Rekor, Raih Sertifikasi Platinum di Prancis dalam Waktu Singkat
• 7 jam lalupantau.com
thumb
Skuad Timnas Indonesia Tanpa Bintang Abroad Eropa di Piala AFF 2026, Pengamat: Kesempatan Pemain Lokal Curi Perhatian John Herdman
• 3 jam lalubola.com
thumb
Keselamatan Jadi Prioritas, Kemenhub Siapkan Pembukaan Kembali Stasiun Bekasi Timur Pascakecelakaan
• 2 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.