Kompany Santai Usai Bayern PSG

viva.co.id
4 jam lalu
Cover Berita

VIVA – Pelatih Bayern Munich, Vincent Kompany, memberikan respons menarik usai timnya kalah dramatis 4-5 dari Paris Saint-Germain pada leg pertama semifinal Liga Champions UEFA di Parc des Princes.

Meski harus menyaksikan laga dari tribun akibat akumulasi kartu kuning, Vincent Kompany tetap menikmati duel panas yang berlangsung terbuka sejak menit awal. Kedua tim tampil habis-habisan dengan gaya menyerang.

Baca Juga :
Simeone Waspadai Intensitas Arsenal, Markas Atletico Madrid Siap Jadi Neraka bagi The Gunners
Dunia Heboh karena Laga PSG Vs Bayern, Guardiola Malah Nonton Duel Kasta Bawah Inggris

Bayern bahkan sempat tertinggal 2-5 sebelum akhirnya bangkit lewat gol Dayot Upamecano dan Luis Díaz. Hasil ini membuat peluang raksasa Jerman itu masih terbuka jelang leg kedua di Munich.

Pelatih PSG, Luis Enrique, tak ragu melabeli laga ini sebagai salah satu yang terbaik dalam kariernya.

“Pertandingan ini punya ritme luar biasa, kedua tim mencoba bermain menyerang dan menunjukkan kualitas mereka. Saya rasa semua orang menikmati laga ini. Saya senang karena kami menang,” ujar Enrique.

Di sisi lain, Kompany justru santai menanggapi sorotan terhadap lini belakang Bayern yang kebobolan lima gol.

“Apa yang Anda harapkan? Saya pikir Anda melihat banyak pertahanan yang bagus dan intens hari ini, hanya saja perbedaannya sangat, sangat tipis, dan Anda hanya punya dua pilihan,” kata Kompany.

“Yang pertama adalah menyerang habis-habisan, atau yang kedua mundur sepenuhnya. Tidak ada jalan tengah melawan pemain dengan level seperti PSG, dan juga tidak melawan pemain dengan level seperti kami.”

Menurutnya, menghadapi tim sekelas PSG memang tak memungkinkan bermain aman di tengah-tengah. Semua harus total.

Menatap leg kedua, Kompany bahkan meminta lebih — bukan cuma dari timnya, tapi juga dari para pendukung Bayern.

“Lebih. Bahkan lebih lagi.”

“Kami bermain di kandang. Akan ada 75.000 orang di stadion. Kota ini akan merasakannya sepanjang minggu.”

“Kami tidak hanya butuh kebisingan—kami ingin massa di stadion, tekanan itu harus terasa, dan kami membutuhkannya.”

Ia juga menegaskan peluang Bayern belum tertutup, meski secara statistik mereka dalam posisi sulit.

“Satu hal adalah melihat jumlah gol yang kami kebobolan—biasanya kebobolan lima gol di semifinal Liga Champions, apalagi tandang, itu berarti Anda sudah tersingkir—tapi kalau melihat peluang yang kami ciptakan, kami sebenarnya bisa mencetak lebih banyak gol.”

Baca Juga :
Banjir Rekor di Paris: Bedah Angka Laga Fantastis 9 Gol PSG vs Bayern Munich
Harry Kane Buka Suara Usai Bayern Munich Dilibas PSG
Melihat Kengerian PSG Vs Bayern Munich, Seedorf Malah Jagokan Arsenal Juara Liga Champions

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Tameng Lawan Inflasi, Miliarder Amerika Serikat Sebut Bitcoin Lebih Unggul dari Emas
• 13 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Tak Ditutup-tutupi, Ayah Ahmad Dhani Blak-blakan Bilang Tak Suka dengan Mulan Jameela: Over Acting, Saya Gak Suka!
• 19 jam lalutvonenews.com
thumb
Pemkot Medan Raih Penghargaan Excellence City in Digital Public Services Transformation
• 4 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Tunjukkan Lewat Simulasi, Masinis: Kereta Api Tidak Bisa Berhenti Secara Mendadak!
• 14 jam lalukompas.tv
thumb
BGN: Perputaran dana berkat MBG capai Rp6 triliun per bulan di Jabar
• 7 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.