BlackRock dan Stanchart Guncang Dunia Aset Kripto

viva.co.id
2 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA - OKX, platform perdagangan aset kripto, mengumumkan peluncuran kerangka kerja bersama dengan BlackRock dan Standard Chartered (Stanchart) untuk mengintegrasikan dana surat utang jangka pendek Amerika Serikat (AS) ter-tokenisasi BUIDL milik BlackRock ke dalam alur kerja jaminan (collateral).

Kerangka kerja ini menjadi yang pertama kalinya bank dengan kategori globally systemically important bank (G-SIB) bertindak sebagai kustodian dalam pengaturan semacam ini.

Baca Juga :
Lonjakan Gila, Pengguna Meledak
Gen Z Ramai-ramai Investasi Aset Kripto, tapi Jangan cuma Ikutan Tren

Dengan struktur tersebut maka klien OKX dapat menyimpan jaminan dalam kustodian off-exchange yang teregulasi, sembari tetap dapat memperdagangkan asetnya pada venue yang sama dan terintegrasi.

Melalui kerangka kerja bersama ini, klien VIP dan institusional OKX dapat menempatkan BUIDL sebagai jaminan yang disimpan off-exchange dalam kustodian teregulasi Stanchart, sementara perdagangan tetap dapat dilakukan secara mulus di OKX Middle East — meniadakan kebutuhan untuk memindahkan aset antar venue.

Selain itu, BUIDL dapat disetorkan dan diperdagangkan secara on-exchange, serta digunakan sebagai jaminan berimbal hasil (yield-bearing collateral) untuk margin trading. Berikut tiga manfaat utama kerangka kerja:

● Modal yang Produktif (Capital at Work): Kemampuan menggunakan BUIDL sebagai jaminan mengubah margin yang sebelumnya idle menjadi aset penghasil imbal hasil 
(yield-generating asset).

● Jaminan Universal (Universal Collateral): OKX memperluas utilitas Real-World Assets (RWA) dengan menetapkan BUIDL sebagai jaminan yang berlaku di seluruh platform 
(platform-wide collateral).

● Perlindungan Superior (Superior Protection): Dengan BUIDL yang diamankan oleh Stanchart, klien OKX memperoleh jaminan perdagangan yang terpisah dari aset OKX, sembari tetap dapat bertransaksi di OKX tanpa perlu memindahkan kustodi — memberikan perlindungan terhadap risiko default bursa.

Kerangka kerja ini, yang melibatkan perusahaan manajemen aset terbesar di dunia, sebuah bank Tier 1 global, dan bursa aset digital terkemuka, membentuk kerangka utilitas baru bagi ekosistem mata uang kripto.

"Inisiatif ini memadukan keamanan keuangan tradisional (TradFi) dengan kelincahan pasar digital, sekaligus menanamkan tokenisasi RWA ke inti dari infrastruktur pasar global," ungkap Kepala Eksekutif OKX MENA dan CIS, Rifad Mahasneh, Rabu, 29 April 2026.

Peluncuran ini didahului oleh proses pengujian dan integrasi institusional yang ekstensif. BUIDL milik BlackRock diterbitkan di blockchain publik dan berinvestasi pada kas, surat utang jangka pendek (US Treasury bills), serta perjanjian pembelian kembali (repurchase agreements), dengan imbal hasil didistribusikan secara on-chain.

Baca Juga :
Ambisi Besar Vietnam Terungkap
Investor Aset Kripto Jangan Ambil Keputusan Instan
Indonesia Masuk Top 3 Dunia untuk Tren Kripto Berbasis Aset Nyata

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kakak Sempat Cari Citra Korban Meninggal Kecelakaan Kereta di 9 RS di Bekasi
• 9 jam laludetik.com
thumb
Airlangga Ungkap Sumber Daya Perbaikan 1.800 Perlintasan Kereta Api
• 16 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Prabowo Genjot Kualitas Rumah Sakit, 21 RSUD Naik Kelas Siap Diresmikan
• 4 jam lalubisnis.com
thumb
Harga Emas di Pegadaian Beragam Hari Ini: Galeri dan UBS Turun, Antam Naik
• 15 jam laluidxchannel.com
thumb
May Day 2026 di Makassar Disiapkan Meriah, Wali Kota Munafri: Harus Jadi Momentum Kebahagiaan Buruh
• 23 jam laluterkini.id
Berhasil disimpan.