DLH Tangsel Soroti Marak TPS Liar: Kesadaran Warga Peduli Lingkungan Masih Rendah

kompas.com
3 jam lalu
Cover Berita

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang Selatan menilai maraknya tempat pembuangan sampah liar di sejumlah titik dipicu rendahnya kesadaran masyarakat terhadap lingkungan.

Kepala DLH Tangsel, Bani Khosyatullah, mengatakan, titik-titik pembuangan sampah liar kerap muncul di lahan kosong hingga pinggir jalan.

“Fenomena muncul akibat kurangnya kesadaran (peduli lingkungan) sebagian masyarakat, sehingga perlu kolaborasi bersama untuk menanganinya,” ujar Bani saat dikonfirmasi Kompas.com via WhatsApp, Rabu (29/4/2026).

Baca juga: DLH Tangsel Sebut TPS di Ciputat Ilegal, Minta Warga Tak Buang Sampah Sembarangan

Menurut dia, salah satu lokasi yang kerap ditemukan penumpukan sampah, yakni di Jalan Pemuda, Ciputat.

Ia mengatakan lokasi tersebut bukanlah tempat pembuangan sampah (TPS) resmi.

Meskipun begitu, pihaknya tetap melakukan pengangkutan sampah di titik-titik tersebut untuk mencegah penumpukan semakin meluas.

“Selama ini secara rutin melakukan pengangkutan sampah di titik tersebut dan lokasi-lokasi lain yang terindikasi menjadi pembuangan liar,” jelas dia.

Adapun untuk penanganan sampah liar, menurut dia tidak bisa dilakukan dengan hanya mengandalkan pemerintah.

Baca juga: Pimpinan DPRD DKI Ingatkan Target Sampah, Singgung Eks Kepala DLH Jadi Tersangka

Oleh sebab itu, ia mengimbau warga untuk tidak membuang sampah di sembarang tempat, termasuk di lahan kosong dan pinggir jalan.

“Kami mengajak seluruh warga untuk membuang sampah pada tempat yang telah disediakan. Tidak menjadikan lahan kosong atau pinggir jalan sebagai tempat pembuangan,” ucap dia.

Sebelumnya, sampah kembali menumpuk di Jalan Pemuda, Ciputat, Tangerang Selatan, Senin (27/4/2026).

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Berdasarkan pantauan Kompas.com di lokasi, beberapa kantong plastik merah dan hitam menumpuk di bagian badan jalan dengan ketinggian sekitar 50 sentimeter (cm). 

Meskipun tumpukan tersebut tidak terlalu tinggi, tetapi bau menyengat menyeruak di sekitarnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Momen Seru Kim Seon Ho dalam Fan Meeting Love Factory di Indonesia
• 8 jam lalubeautynesia.id
thumb
Harga Minyakita Capai Rp20.000, Pemko Pekanbaru Kumpulkan Distributor Besar
• 10 jam lalubisnis.com
thumb
Ukraina Tuduh Israel Tampung Gandum Hasil Curian yang Dijual Rusia, Zelenskyy Meradang
• 10 jam lalukompas.tv
thumb
Pasutri Muda Ditangkap karena Jadi Marketing Judi Online Mantracuan, Nih Tampangnya!
• 19 jam laluokezone.com
thumb
Kesaksian Masinis KA Argo Bromo: Sepertinya Sinyal Eror
• 10 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.