Universitas Surabaya (Ubaya) menyabet gelar juara Campus League 2026 Basketball Regional Surabaya untuk kategori putra dan putri di GOR Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Rabu (29/4/2026).
Tim Basket Ubaya sukses merebut gelar ganda setelah tim putra mengalahkan Universitas Cendrawasih (Uncen) 84-48 dan tim putri melibas Universitas Ciputra Makassar 95-28.
Bobby Geraldo Alanda pemain basket putra Ubaya mengucapkan rasa syukur atas hasil maksimal di Campus League 2026 Basketball Regional Surabaya ini. Dia menyebut, hasil positif itu menjadi bekal penting untuk menghadapi laga yang lebih berat di Campus League National.
“Kami bersyukur bisa menang di tingkat regional dan pastinya menambah motivasi kami untuk bisa juara level selanjutnya yaitu di Campus League Basketball The National,” ujarnya.
Christina Avanti Wakil Rektor Ubaya optimistis timnya mampu menghadapi laga dengan kasta lebih tinggi di Campus League Nasional mendatang. Ia mendorong seluruh pemain untuk menjaga konsistensi permainan demi hasil yang memuaskan di kancah nasional.
“Saya pikir kalau mereka bisa melewati pertandingan final ini saya yakin anak-anak kami bisa melewati tantangan-tantangan di level nasional berikutnya,” ujarnya.
Sementara itu, Wellyanto Pribadi Pelatih Tim Putri Ubaya mengatakan, kemenangan timnya tidak lepas dari usaha yang dijalankan sepanjang laga. Namun, ia memastikan tim akan tetap melakukan evaluasi untuk menghadapi Campus League Nasional yang lebih berat.
“Sekarang fokus kita ke persaingan di Campus League National yang lawannya lebih berat, terutama dari Jakarta. Skill dan kualitasnya bagus-bagus pemainnya juga tinggi-tinggi. Jadi kami perlu kerja lebih keras untuk di level nasional,” ungkapnya kepada para awak media.
Evelyn Fiyo pemain basket putri Ubaya mengatakan, dia dan rekan setimnya setelah sukses meraih gelar juara akan fokus pada peningkatan kualitas permainan, telebih laga di level Campus League Nasional menurutnya lebih berat.
“Untuk babak nasional, kami persiapannya itu cari lawan tanding yang lebih susah. Juga di dalam tim kami upayakan makin solid. Waktu sebelum main di regional sekarang ini pun kami juga kita latihannya itu melawan tim putra, tujuannya untuk menguatkan defense,” jelasnya.
Pemain timnas basket 3×3 yang sukses meraih medali emas SEA Games 2025 Filipina itu menegaskan, kompetisi belum benar-benar berakhir karena lawan yang jauh lebih berat sudah menanti di babak The National.
Dalam kesempatan itu, Dwi Cahyo Kartiko Wakil Rektor IV Universitas Negeri Surabaya (Unesa) mengapresiasi Campus League yang telah menjadi wadah kompetisi dan ajang meraih prestasi para mahasiswa di Surabaya dan sekitarnya.
“Kami bersyukur dan berterima kasih karena dipercaya sebagai tuan rumah Campus League Basket di Surabaya. Ini menjadi komitmen dan semangat kami di Unesa sebagai kampusnya para juara. Olahraga dan kompetisi merupakan sarana pembentukan karakter yang sesungguhnya,” tuturnya.
Lebih lanjut, Ryan Gozali CEO Campus League berharap kompetisi basket tersebut ke depan bisa semakin meningkat dalam pembinaan dan kompetisi, agar kualitas tim basket kampus di Surabaya semakin merata.
“Kami berharap, ekosistem olahraga di kampus ini jadi termotivasi. Kita ingin agar ini menjadi stimulasi baru untuk ekosistem basket, tidak hanya Surabaya, tapi juga seluruh Indonesia,” ucapnya.
Seperti diketahui, tim basket putra dan putri Ubaya otomatis mengantongi tiket untuk melangkah ke babak The National Campus League Basketball yang akan berlangsung di Jakarta pada 6-13 Juni 2026 mendatang.
Mereka melaju bersama Tim Putri Universitas Ciputra Makassar dan Tim Putra Universitas Cendrawasih sebagai peringkat kedua, untuk menghadapi tim-tim terbaik yang berasal dari empat regional lainnya, yaitu Bandung, Yogyakarta, Samarinda, dan Jakarta.(ris/rid)




