Menteri PPPA Minta Maaf atas Pernyataannya soal Pemindahan Gerbong Khusus Wanita

kompas.tv
13 jam lalu
Cover Berita
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi. (Sumber: ANTARA/HO-KemenPPPA)

JAKARTA, KOMPAS.TV - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi menyampaikan permohonan maaf atas pernyataannya yang menimbulkan kegaduhan.

Diketahui, Arifah sebelumnya mengusulkan pemindahan gerbong khusus wanita ke bagian tengah usai insiden kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur, Bekasi, Jawa Barat. 

"Terkait pernyataan saya pasca insiden kecelakaan kereta di Bekasi Timur, saya menyadari bahwa pernyataan tersebut kurang tepat. Untuk itu, saya memohon maaf sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat," kata Arifah melalui unggahan di akun Instagram resmi Kementerian PPPA, @kemenpppa, Rabu (29/4/2026) malam. 

Arifah mengatakan tidak ada maksud darinya untuk mengabaikan keselamatan penumpang lain selain wanita. 

Dalam situasi duka seperti ini, ia menyebut, fokus utama adalah pada keselamatan, penanganan korban, serta empati kepada seluruh keluarga yang terdampak. 

"Kita semua sepakat bahwa keselamatan seluruh masyarakat adalah prioritas nomor satu, baik perempuan maupun laki-laki," tuturnya. 

Ia pun mengatakan saat ini prioritas utama pemerintah adalah memastikan penanganan terbaik bagi seluruh korban, baik yang meninggal dunia maupun yang mengalami luka-luka. 

Baca Juga: Cerita Korban Selamat dari Kecelakaan Kereta di Bekasi, Seorang Penumpang KRL Ngaku Terpental

Diberitakan sebelumnya, Arifah menyoroti gerbong khusus wanita yang berada di posisi belakang dan paling terdampak akibat kecelakaan kereta Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur, Bekasi, Jawa Barat, Senin (27/4/2026) malam lalu. 

Karena itu, Arifah mengusulkan agar gerbong khusus wanita pada KRL Commuter Line ditempatkan di bagian tengah rangkaian kereta, bukan di depan dan paling belakang.

"Kalau tadi kita ngobrol dengan KAI, kenapa ditaruh paling depan, paling belakang, supaya tidak terjadi rebutan. Tapi dengan peristiwa ini, kita mengusulkan kalau bisa yang perempuan itu ditaruh di tengah," kata Arifah di Bekasi, Selasa (28/4/2026), dipantau dari Breaking News KompasTV. 

Penulis : Tri Angga Kriswaningsih Editor : Tito-Dirhantoro

1
2
Show All

Sumber : Kompas TV, Antara

Tag
  • menteri pppa
  • gerbong khusus wanita
  • gerbong wanita
  • kecelakaan kereta
  • kereta
Selengkapnya


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Menko Yusril Usulkan Parpol Wajib Kantongi 13 Kursi di DPR
• 7 jam lalutvrinews.com
thumb
BLUE Akuisisi Huaan Mining Rp111 Miliar Jelang Masuknya Dragonmine
• 5 jam laluidxchannel.com
thumb
Kekeringan Memaksa Pengosongan Reservoir di Colorado
• 9 jam laludetik.com
thumb
Perang Bikin Harga Pupuk Melambung, Bank Dunia Ingatkan Risiko Ketahanan Pangan
• 21 jam lalukumparan.com
thumb
PDAM Makassar Percepat Pemulihan Krisis Air Utara Kota
• 8 jam lalucelebesmedia.id
Berhasil disimpan.