Soal Blanket Overflight, Akademisi Ingatkan Prinsip Politik Luar Negeri Indonesia Bebas Aktif

liputan6.com
7 jam lalu
Cover Berita

Liputan6.com, Jakarta - Akademisi Hubungan Internasional dari Universitas Bakrie Yuda Kurniawan merespons soal rencana pemberian akses terhadap pesawat udara asing di ruang udara Indonesia atau blanket overflight.

Yuda menilai, kebijakan tersebut perlu dikaji secara komprehensif agar tetap sejalan dengan prinsip politik luar negeri (polugri) bebas aktif yang selama ini menjadi pijakan Indonesia.

Advertisement

BACA JUGA: Piala Thomas 2026: Indonesia Gagal, Ini Penjelasan PBSI

"Setiap langkah strategis di sektor pertahanan dan keamanan tidak boleh dilepaskan dari prinsip dasar kebijakan luar negeri nasional," kata Yuda yang hadir dalam sebuah diskusi publik di Jakarta, seperti dikutip Kamis (30/4/2026).

"Pertanyaannya, apakah rencana ini benar-benar selaras dengan politik bebas aktif, atau justru berpotensi menarik Indonesia ke dalam pusaran rivalitas global," sambung dia.

Menurut Yuda, kesiapan sumber daya pertahanan juga menjadi faktor krusial. Indonesia, kata dia, perlu memastikan memiliki kapasitas pengawasan dan penegakan hukum udara yang memadai sebelum membuka akses lebih luas bagi pihak asing.

"Hal ini mencakup kesiapan alutsista, seperti radar dan pesawat interceptor, serta sistem komando dan kontrol yang terintegrasi," ucap Yuda.

 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
BBCA Tancap Gas Buyback Saham, Nilai Maksimal Rp5 Triliun
• 7 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Suku Bunga Ditahan, The Fed Kirim Sinyal Kebijakan Tak Lagi Dovish
• 11 jam lalubisnis.com
thumb
Resmi! Megawati Hangestri Gabung Hyundai Hillstate, Segini Gaji yang Akan Diterimanya
• 40 menit laluharianfajar
thumb
ITMG Bagikan Dividen Final Rp992 per Saham, Yield 3,79 Persen
• 20 jam laluidxchannel.com
thumb
【Berita Terlarang】Aktivis Demokrasi di Berbagai Daerah Gelar Aksi 25 April, Dukung Falun Gong Menentang Penganiayaan
• 45 menit laluerabaru.net
Berhasil disimpan.