Permintaan emas global naik 2 persen pada Q1 2026

antaranews.com
3 jam lalu
Cover Berita
Beijing (ANTARA) - Permintaan emas global naik 2 persen secara tahunan (year on year/yoy) menjadi 1.231 ton pada kuartal pertama (Q1) 2026, menurut sebuah laporan industri pada Rabu (29/4).

Permintaan global untuk emas batangan dan koin meningkat 42 persen (yoy) menjadi 474 ton yang menandai kuartal tertinggi kedua sepanjang sejarah, dengan investor Asia memborong produk investasi emas, menurut laporan yang dirilis oleh Dewan Emas Dunia (World Gold Council/WGC).

Menurut laporan tersebut, konsumsi perhiasan tercatat sebesar 300 ton, turun 23 persen, namun level pengeluaran meningkat 31 persen sehingga menandakan berlanjutnya sentimen positif terhadap perhiasan emas.

Bank-bank sentral terus melakukan pembelian emas, dengan cadangan emas global meningkat sebesar 244 ton pada Q1 tahun ini, menurut WGC.

Permintaan emas untuk keperluan teknologi naik tipis 1 persen menjadi 82 ton yang sebagian besar didorong oleh pertumbuhan berkelanjutan dalam infrastruktur kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), menurut laporan tersebut.

Pada kuartal ini, pasokan emas naik 2 persen menjadi 1.231 ton, menurut laporan tersebut, yang mengaitkan kenaikan ini dengan pertumbuhan moderat produksi tambang serta peningkatan 5 persen dalam daur ulang.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Trump Instruksikan AS Bersiap Perpanjang Blokade Pelabuhan Iran
• 18 jam laludetik.com
thumb
Pernyataan Pejabat Kerap Timbulkan Tafsir Berbeda, Apa Penyebabnya?
• 23 jam lalukompas.com
thumb
2 Petugas Lapas Blitar Diperiksa terkait Dugaan Jual Beli Sel Khusus Rp100 Juta
• 9 jam lalurctiplus.com
thumb
Bursa Asia Beragam, Pasar Cermati Saham Teknologi dan The Fed
• 1 jam laluidxchannel.com
thumb
ETLE Diklaim Bakal Makin Canggih Pakai Drone dan Alat 3D
• 3 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.