HARIAN FAJAR, BALI – Striker Bali United FC, Irfan Jaya, mencetak gol keempatnya musim ini saat menghadapi PSM Makassar pada Senin (27/4) di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar. Gol tersebut menjadi penentu kemenangan Bali United yang semakin memperkuat posisi mereka di klasemen Super League. Uniknya, Irfan Jaya tidak melakukan
Irfan Jaya masuk menggantikan Diego Campos yang mengalami masalah kaki di penghujung babak pertama. Keputusan pelatih ini terbukti tepat saat Irfan berhasil memanfaatkan umpan terukur dari Teppei Yachida pada menit ke-78 untuk menjebol gawang yang dikawal Hilman Syah.
Lebih lanjut, Irfan menegaskan bahwa kemenangan beruntun ini memberikan dampak besar bagi semangat tim. “Alhamdullilah, tim bisa meraih kemenangan pekan ini. Pelatih, pemain dan suporter pastinya senang dengan hasil positif ini. Kemenangan beruntun yang membuat posisi klasemen juga naik dan gol yang tercipta juga sesuai dengan skema latihan yang selama ini kami lakukan,” katanya saat ditemui usai pertandingan.
Respek pada Mantan Tim dan Harapan KonsistensiMantan pemain Persebaya Surabaya ini juga menjelaskan alasan di balik sikapnya yang tidak melakukan selebrasi berlebihan saat mencetak gol ke gawang PSM Makassar. “Saya tidak melakukan selebrasi karena saya respek dengan PSM Makassar. Saya dari Makassar dan lahir di Sulawesi Selatan, jadi saya menghormati lawan dengan cara itu,” jelasnya.
PSM Makassar bukan hanya lawan biasa bagi Irfan, melainkan juga tempat awal karier profesionalnya. Pada 2016, ia tampil gemilang bersama PSM Makassar U21 dengan menjadi pencetak gol terbanyak di Indonesian Soccer Championship (ISC) U21 dengan 14 gol. Prestasi itu membuka jalan baginya untuk bergabung dengan Persebaya Surabaya dan sukses membantu tim tersebut promosi ke Liga 1 pada 2018.
Kendati demikian, Irfan berharap kemenangan kali ini menjadi momentum untuk menjaga konsistensi tim hingga akhir musim. “Saya berharap hasil positif ini memberikan konsistensi bagi tim kami di sisa musim kompetisi kali ini,” pungkasnya dengan penuh optimisme.





