FAJAR, NOTTINGHAM—Leg pertama semifinal Liga Europa antara Nottingham Forest dan Aston Villa akan digelar di City Ground, dini hari nanti. Ini derby Inggris, pasti sengit.
Setelah sepanjang musim berjuang melawan jerat degradasi Premier League, mungkin sedikit orang yang memprediksi Nottingham Forest bisa melangkah sejauh ini.
Namun, Vítor Pereira, pelatih keempat Forest musim ini sudah melakukan banyak hal ajaib. Mereka bukan saja tampak akan bertahan di Premier, tapi juga berpeluang kembali merasakan final kompetisi Eropa setelah penantian panjang.
Nottingham Forest menjuarai Piala Champions (sekarang Liga Champions) dua kali berturut-turut pada musim 1978/1979 dan 1979/1980.
Di bawah asuhan manajer Brian Clough, mereka mengalahkan Malmö FF pada 1979 dan Hamburger SV pada 1980.
Setelah itu, mereka tidak pernah lagi mencapai final. Makanya, kesempatan langka ini akan coba dimanfaatkan Nottingham dan mereka akan memulainya di kandang sendiri dini hari nanti.
Bermodal kemenangan 5-0 di markas Sunderland pada akhir pekan, Vítor Pereira menegaskan anak asuhnya siap untuk pertandingan ini. Meski begitu, ia memastkan ini akan jadi laga sulit bagi timnya.
“Villa adalah tim yang kuat. Kami bermain melawan mereka beberapa hari yang lalu, dan itu tidak mudah, karena mereka adalah tim Liga Champions. Tetapi kami akan siap menghadapi mereka,” tegas sang pelatih di situs UEFA.
Bek Forest, Neco Williams menggemakan komentar pelatihnya. “Ini akan menjadi pertandingan yang sangat sulit. Tetapi kami memiliki kepercayaan diri dan keyakinan dan akan memasuki pertandingan-pertandingan itu dengan tujuan untuk menang,” ujarnya.
Di liga domestik, Aston Villa cukup superior atas Forest. Mereka mencatatkan 64 kemenangan berbanding 40 keunggulan Forest, dan 32 hasil imbang.
Kedua tim bermain imbang 1-1 di City Ground di Liga Primer awal bulan ini dan Vítor Pereira berharap untuk hasil yang lebih baik kali ini, mengingat timnya belum pernah menang dalam sepuluh pertandingan di Villa Park.
Tapi Aston Villa jelas tidak mau mengalah begitu saja. Apalagi, mereka juga berharap sampai ke final untuk kali pertama sejak Tony Barton membawa klub Birmingham itu meraih kejayaan di Liga Champions pada tahun 1982.
“Kompetisi Eropa sangat penting bagi kami, dan telah memberi saya banyak hal dalam karier saya sebagai pelatih. Sekarang saya mencoba merasakannya bersama para pemain dan pendukung di Aston Villa,” kata Pelatih Aston Villa, Unai Emery.
Unai Emery menyebut ini akan jadi laga istimewa. “(Forest) juga memiliki sejarah di Eropa, karena mereka memenangkan Piala Eropa seperti Aston Villa, jadi ini sesuatu yang istimewa bagi kami dan bagi mereka. Kami akan menikmati semifinal,” ujarnya.
Penyerang Villa, Ollie Watkins menambahkan, mereka tidak akan meremehkan Forest. Menurutnya, dua pertemuan terakhir menunjukkan Forest selalu bisa merepotkan mereka.
“Ini akan sulit. Kami sudah bermain melawan mereka dua kali musim ini (kemenangan kandang 3-1 dan hasil imbang tandang 1-1) dan itu tidak mudah. Tapi kami fokus pada setiap pertandingan dan menikmati prosesnya,” tandasnya.
Aston Villa masih tanpa Boubacar Kamara dan Alysson akibat cedera. Sementara Amadou Onana akan dievaluasi sebelum pertandingan setelah absen dalam kekalahan melawan Fulham karena masalah lutut.
Di luar tiga nama itu, Emery tak punya masalah. Termasuk bisa memainkan Youri Tielemans, Morgan Rogers, John McGinn, dan Emiliano Buendia untuk mendukung Ollie Watkins yang mencetak tiga gol dalam dua laga tandang terakhir Villa di Liga Europa.
Sedangkan Nottingham Forest, mereka kehilangan Callum Hudson-Odoi, Murillo, John Victor, Nicolo Savona, Willy Boly, Luca Netz, dan masih harus melihat perkembangan Jair Cunha yang cedera bahu melawan Sunderland.
Tuan rumah akan berharap banyak pada Morgan Gibbs-White yang sedang dalam performa terbaik setelah mencetak lima gol dalam tiga pertandingan terakhirnya di semua kompetisi. Igor Jesus yang jadi top skor Liga Europa musim ini dengan tujuh gol juga akan jadi senjata andalan Forest. (amr)
Prakiraan Pemain
Nottingham Forest (4-2-3-1): Ortega; Aina, Milenković, Morato, Williams; Anderson, Sangaré; Hutchinson, Gibbs-White, Ndoye; Igor Jesus
Aston Villa (4-2-3-1): Martínez; Cash, Konsa, Pau Torres, Digne; Bogarde, Tielemans; McGinn, Rogers, Buendia; Watkins





