Kepala BRIN Tegaskan Riset dan Inovasi Jadi Kunci Pacu Pertumbuhan Ekonomi Nasional

pantau.com
7 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Arif Satria menegaskan penguatan ekosistem riset dan inovasi menjadi faktor utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia di tengah dinamika global.

Pernyataan itu disampaikan di Jakarta, Kamis, dengan menekankan bahwa kemajuan ekonomi sangat ditentukan oleh kualitas riset, inovasi, dan sumber daya manusia.

Arif mengatakan, "Inovasi menjadi lokomotif baru pembangunan ekonomi. Karena itu, penguatan riset dan inovasi harus terus didorong agar mampu meningkatkan daya saing nasional."

Tantangan Indeks Inovasi dan Produktivitas Riset

Arif menyoroti posisi Indonesia dalam Global Innovation Index (GII) yang masih menghadapi tantangan, dari peringkat 54 pada 2024 menjadi 55 pada 2025.

Menurutnya, kondisi tersebut menjadi sinyal perlunya percepatan penguatan ekosistem inovasi melalui kebijakan, pendanaan, dan kolaborasi lintas sektor.

Ia menyebut, "Negara dengan indeks inovasi tinggi biasanya juga memiliki pertumbuhan ekonomi yang kuat. Ini menunjukkan bahwa riset dan inovasi berperan besar dalam mendorong kemajuan ekonomi."

BRIN terus mendorong peningkatan produktivitas riset melalui publikasi ilmiah dan paten meski Indonesia masih tertinggal dibanding negara maju.

Fokus Hilirisasi dan Kesiapan Sosial

Penguatan inovasi diarahkan pada sektor strategis seperti pangan, energi, kesehatan, pertahanan, material maju, dan transformasi digital guna mendukung visi Indonesia Emas 2045.

Arif menjelaskan, "Riset fundamental memang tidak selalu menghasilkan dampak langsung, tetapi menjadi dasar bagi pengembangan teknologi di masa depan."

Untuk mempercepat pemanfaatan hasil riset, BRIN mengembangkan konsep Rumah Inovasi Indonesia yang menghubungkan peneliti, industri, pemerintah, dan investor.

Selain itu, BRIN juga menekankan pentingnya kesiapan sosial dalam menghadapi perkembangan teknologi.

"Pengembangan teknologi harus diimbangi dengan kesiapan sosial. Jika tidak, akan muncul kesenjangan antara kemajuan teknologi dan kemampuan masyarakat dalam mengadopsinya," ujar Arif.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
SPPG Polres Jakut Polda Metro Raih Predikat Dapur Terbaik dari BGN
• 15 jam laludetik.com
thumb
Laba Astra Melandai, Terkoreksi Sektor Otomotif dan Pertambangan
• 6 jam lalumedcom.id
thumb
John Herdman Coret Anak Emas Shin Tae-yong Jelang Piala AFF 2026, Bung Ropan: Jangan Salah, Mereka Dicoret Karena ini!
• 8 jam lalutvonenews.com
thumb
Direktur Human Capital Pegadaian Raih Penghargaan di Ajang Top Women Fest 2026
• 35 menit lalukumparan.com
thumb
[FULL] Cerita Tim SAR Evakuasi Korban Kecelakaan Kereta, MTI Soroti Penyebab Kecelakaan
• 21 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.