Jember, ERANASIONAL.COM – Bank Indonesia Jember memperkuat kolaborasi pendidikan melalui penandatanganan PKS Program Pendidikan Kebanksentralan 2026 pada Senin (27/4/2026). Melalui agenda ini, Bank Indonesia memberikan kuota beasiswa kepada 55 mahasiswa Politeknik Negeri Jember (Polije). Angka tersebut mencerminkan kenaikan kuota sebesar 10% daripada periode tahun lalu.
Kepala Bagian Akademik Polije, Agus Riyanto, S.E., M.Si., menilai kepercayaan ini sebagai bukti nyata kualitas mahasiswa di kampusnya. Di sisi lain, ia memandang program tersebut sebagai sarana pengabdian mahasiswa kepada negara.
“Polije secara rutin menerima beasiswa dari Bank Indonesia, bahkan jumlah penerima tahun ini meningkat menjadi 55 mahasiswa,” ungkap Agus.
Terkait teknis program, para penerima beasiswa memegang mandat sebagai penyambung lidah Bank Indonesia. Dengan demikian, mereka bertugas mengedukasi masyarakat Jember mengenai kebijakan ekonomi nasional. Agus menyebut peran ini sangat strategis guna menyosialisasikan program bank sentral secara luas.
“Mahasiswa penerima beasiswa menjalankan peran sebagai duta Bank Indonesia untuk menyosialisasikan kebijakan kepada masyarakat,” tuturnya.
Selain mengemban tugas sosial, Agus mendorong mahasiswa agar tetap fokus meraih prestasi akademik terbaik. Oleh sebab itu, ia berharap dukungan dana ini mampu membantu mahasiswa lulus tepat waktu.
“Kami menyampaikan apresiasi dan berharap beasiswa ini mendukung kelancaran studi mahasiswa hingga mereka lulus,” tambah Agus.
Sebagai penutup, sinergi ini menjadi langkah nyata Bank Indonesia dalam membentuk generasi muda yang melek finansial. Melalui kolaborasi ini, literasi kebanksentralan diharapkan mampu menjangkau lapisan masyarakat yang lebih luas.





