HARIAN FAJAR, WASHINGTON D.C. – Presiden Donald Trump kembali berulah. Mengunggah gertakan provokatif melalui platform Truth Social pada Rabu (29/4) dini hari waktu setempat. Trump memamerkan pose bak poster film Hollywood pakai senjata di foto buatan kecerdasan buatan (AI).
Latar belakangnya ada ledakan dahsyat.
Pada gambar tersebut, tersisip pesan singkat namun mematikan: “NO MORE MR. NICE GUY!” (Tak ada lagi pria baik!). Unggahan ini seolah menjadi sinyal bahwa Washington siap mengambil langkah yang lebih agresif.
“Iran Harus Segera Pintar”
Dalam narasinya, Trump tidak menutup-nutupi kekesalannya terhadap Teheran yang dinilai tidak kooperatif dalam jalur diplomasi. Ia mengkritik keras kegagalan Iran dalam menyepakati poin-poin krusial terkait isu nuklir.
“Iran tidak bisa bertindak bersama. Mereka tidak tahu bagaimana menandatangani kesepakatan non-nuklir. Mereka lebih baik segera menjadi pintar!” tegas Trump dalam unggahan tersebut.
Pernyataan tajam ini muncul saat Timur Tengah sedang berada di titik nadir akibat blokade Selat Hormuz. Jalur komunikasi pun dilaporkan tersumbat; delegasi Amerika Serikat yang semula dijadwalkan terbang ke Islamabad untuk melanjutkan negosiasi secara mendadak membatalkan perjalanan tersebut.
Dalam wawancara terpisah dengan Fox News, Trump sesumbar bahwa posisi AS jauh lebih unggul dalam perselisihan ini.
“Kami memegang semua kartu,” ujar Trump. Ia menekankan bahwa jika Teheran menginginkan dialog kembali terbuka, maka merekalah yang harus mengambil inisiatif terlebih dahulu.
Diplomasi Buntu, Proposal Ditolak
Upaya perdamaian sebelumnya yang dipimpin oleh Wakil Presiden JD Vance pun berakhir tanpa hasil. Meski Teheran sempat mengajukan proposal untuk membuka kembali Selat Hormuz dengan syarat AS menghentikan blokade pelabuhan dan mengakhiri konflik, tampaknya tawaran itu tidak membuat Trump bergeming.
Juru bicara Gedung Putih, Karoline Leavitt, mengonfirmasi masuknya usulan dari Iran tersebut. Namun, mengutip laporan dari Reuters, Trump disebut sangat tidak puas dengan poin-poin yang diajukan Teheran. Saat ini, Gedung Putih diperkirakan tengah meramu tawaran balasan yang jauh lebih ketat.
Harga Minyak Meroket
Aksi gertak sambal lewat foto AI ini tidak hanya berdampak pada tensi politik, tapi juga langsung menguncang pasar energi global. Investor yang khawatir akan gangguan pasokan di Selat Hormuz membuat harga minyak mentah langsung “kebakaran”.
West Texas Intermediate (WTI): Naik 2,82% menjadi USD 102,75 per barel.
Brent: Melonjak 3% ke level USD 114,62.
Situasi ini semakin diperparah dengan langkah mengejutkan Uni Emirat Arab yang menyatakan akan keluar dari OPEC per 1 Mei mendatang. Kombinasi antara ancaman Trump dan ketidakpastian organisasi negara pengekspor minyak ini memicu kekhawatiran akan krisis pasokan energi global dalam waktu dekat.
Dunia kini menanti, apakah “pose film” Trump ini hanya sekadar strategi negosiasi atau pembuka dari konfrontasi nyata yang lebih besar. (*)





