LPCK Raup Marketing Sales Rp491 Miliar di Kuartal I, Pendapatan Tembus Rp760 Miliar

idxchannel.com
6 jam lalu
Cover Berita

Angka pra-penjualan ini ditopang oleh tingginya minat pasar terhadap produk residensial, terutama rumah tapak.

LPCK Raup Marketing Sales Rp491 Miliar di Kuartal I, Pendapatan Tembus Rp760 Miliar (Foto: dok LPCK)

IDXChannel - PT Lippo Cikarang Tbk (LPCK) meraup marketing sales Rp491 miliar pada kuartal I-2026, meningkat 52 persen dari periode yang sama tahun sebelumnya Rp323 miliar.

Direktur Lippo Cikarang, Indryanarum mengatakan, angka pra-penjualan ini ditopang oleh tingginya minat pasar terhadap produk residensial, terutama rumah tapak. Selama periode tersebut perseroan berhasil menjual sebanyak 541 unit rumah tapak.

Baca Juga:
Apa Bisnis LPCK? Developer Meikarta, Intip Profil Emiten dan Pengendali Sahamnya

"Perseroan berhasil mencapai 29 persen dari target pra-penjualan setahun, didorong oleh minat tinggi terhadap produk rumah tapak,” katanya dalam keterangan, Kamis (30/4/2026).

Indryanarum menjelaskan, kinerja pra-penjualan didukung oleh kontribusi yang stabil dari penjualan rumah tapak, apartemen dan unit komersial. 

Baca Juga:
Pendapatan Lippo Cikarang (LPCK) Naik 133 persen ke Rp4,52 Triliun pada 2025

Perseroan juga memperluas portofolio produk melalui peluncuran proyek baru, termasuk Neo 5enses Collection, guna menjawab kebutuhan pasar yang terus berkembang.

"Perseroan berkomitmen untuk menjaga kepercayaan konsumen dengan menyelesaikan pembangunan tepat waktu dan memastikan proses serah terima berjalan sesuai jadwal," tutur dia.

Baca Juga:
Lippo Cikarang (LPCK) Hibahkan 31,3 Hektare Lahan Meikarta untuk Program 3 Juta Rumah

Pada periode yang sama, LPCK membukukan pendapatan sebesar Rp760 miliar yang bersumber dari tiga segmen utama, yaitu penjualan rumah tapak dan apartemen Rp421 miliar, jasa pengelolaan kota Rp132 miliar, dan unit komersial Rp105 miliar. 

Ketiga segmen tersebut secara agregat berkontribusi sekitar 87 persen terhadap total pendapatan perseroan.

Baca Juga:
LPCK Tegaskan Program Hunian MBR Rp16 Triliun Pemerintah Tak Pakai Lahan Proyek Meikarta

Perseroan mencatat laba kotor sebesar Rp229 miliar dengan margin laba kotor meningkat menjadi 30 persen, dibandingkan 26 persen pada periode yang sama pada tahun sebelumnya. 

EBITDA tercatat sebesar Rp125 miliar hingga Maret 2026 dengan margin 16 persen terhadap total pendapatan.

(DESI ANGRIANI)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Dihina Trump Takut Jadi Pengangguran, Jerome Powell Putuskan Bertahan di The Fed
• 1 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Seorang Kuli di Wonokusumo Surabaya Dibacok hingga Meninggal, Polisi Masih Lakukan Penyelidikan
• 22 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Usai Kecelakaan Kereta, Dedi Mulyadi Minta Ormas yang Kuasai Perlintasan Sebidang Ditindak Tegas
• 21 jam lalukompas.tv
thumb
Kesepakatan Pertamina dan Sopir Truk Jatim: Registrasi QR Code Dipermudah
• 11 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Bocoran Fitur Baru iPhone di iOS 27: Mode Kamera AI dan Chatbot Siri
• 4 jam lalukatadata.co.id
Berhasil disimpan.