JAKARTA, KOMPAS.TV - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menanggapi tentang perlintasan sebidang yang diduga kerap dikuasai organisasi kemasyarakatan atau ormas.
Ia karena itu mendorong adanya penindakan terhadap ormas yang menguasai perlintasan kereta sebidang atau fasilitas umum lainnya untuk kepentingan pribadi.
"Seluruh jajaran Polres Kota Bekasi segera ambil tindakan hari ini. Ini permintaan saya sebagai Gubernur Jabar, tidak boleh lagi ada ormas, ada premanisme yang menguasai aset-aset umum untuk kepentingan dirinya," kata Dedi Mulyadi di Bekasi, Rabu (29/4/2026), dipantau dari video YouTube KompasTV.
Dalam kesempatan sama, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tjahyono menyebut petugas dari Dinas Perhubungan (Dishub) sudah menjaga perlintasan sebidang yang menjadi lokasi kecelakaan pada Senin (27/4/2026) malam lalu.
Menurut Tri Adhianto, untuk sementara pengamanan perlintasan sebidang tersebut masih dilakukan secara manual.
Menanggapi, Dedi pun menginstruksikan Tri Adhianto untuk memasang pintu lintasan di perlintasan sebidang tersebut sebagai sebagai solusi jangka pendek hingga pembangunan flyover tuntas.
Bekas Bupati Purwakarta itu kemudian memberikan tenggat waktu satu minggu kepada Tri Adhianto untuk menindaklanjuti instruksinya tersebut.
"Pasang aja, dalam seminggu ini harus terpasang oleh Pak Wali Kota, sanggup enggak?" tanyanya pada Tri Adhianto.
Tri Adhianto pun menyatakan kesiapannya untuk menindaklanjuti instruksi Gubernur Jabar tersebut.
"Siap," jawabnya kepada Dedi Mulyadi.
Penulis : Tri Angga Kriswaningsih Editor : Tito-Dirhantoro
Sumber : Kompas TV
- dedi mulyadi
- gubernur jabar
- bekasi
- perlintasan sebidang
- ormas
- kecelakaan kereta





