Presiden Prabowo Subianto menilai sejumlah program unggulan pemerintah seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa Merah Putih, hingga program perumahan rakyat adalah upaya untuk mengembalikan aliran kekayaan negara agar langsung dirasakan masyarakat.
Prabowo mencontohkan, program MBG telah memberikan dampak bagi petani dan nelayan. Ia menyebut, hasil produksi yang sebelumnya tidak terserap pasar kini memiliki kepastian pembeli melalui skema pemerintah.
Selain itu, pengembangan dapur umum dalam skema MBG di berbagai desa dinilai mampu mendorong penciptaan lapangan kerja. Prabowo mengatakan satu dapur atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) bisa menyerap 50 tenaga kerja.
Pemerintah juga tengah mendorong penciptaan lapangan kerja baru melalui pembentukan 81 ribu Koperasi Desa Merah Putih. Program ini diproyeksikan menyerap tenaga kerja dalam hingga lebih dari 1 juta pekerja.
"Kalau nanti sudah berjalan 30 ribu dapur MBG, artinya 1,5 juta orang bekerja. Koperasi Merah Putih akan ada 81 ribu, satu koperasi mempekerjakan 18 orang. Anda hitung sendiri, 1 juta sekian lebih," kata Prabowo saat memberikan sambutan Groundbreaking 13 Proyek Hilirisasi di Cilacap, Jawa Tengah, pada Rabu (29/4).
Ketua Umum Partai Gerindra itu turut menyinggung program perumahan rakyat sebagai bagian dari strategi pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus menggerakkan sektor riil.
Prabowo menyatakan implementasi program MBG, Koperasi Desa Merah Putih, dan Perumahan Rakyat dibiayai dari efisiensi anggaran negara, termasuk upaya menekan kebocoran anggaran dan praktik korupsi.
Upaya Memperkuat Ekonomi DomestikDana yang sebelumnya berpotensi tidak tepat sasaran kini dialihkan untuk mendukung program yang langsung menyentuh masyarakat. Prabowo mengatakan, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memperkuat ekonomi domestik dengan memastikan perputaran uang tetap berada di dalam negeri dan memberi manfaat luas bagi rakyat.
"Apa yang salah kalau Presiden Republik Indonesia dan pemerintah yang dia pimpin ingin menggelontorkan uang kepada rakyatnya sendiri? Yang salah apa? Uang ini adalah uang yang kita hemat dari korupsi. Saya merasa berada di jalan yang benar," ujar Prabowo.
Pada forum tersebut, Prabowo mengatakan sejumlah negara mulai mempelajari implementasi program MBG. Ia menyebut MBG menjadi salah satu contoh intervensi pemerintah yang kini mampu menjangkau lebih dari 60 juta penerima manfaat secara rutin dalam lima hari sepekan.
Program ini mencakup pemberian makanan kepada kelompok rentan, seperti ibu hamil dan lanjut usia. "Kita jangan jadi bangsa yang rendah diri. Minder. Selalu bangsa asing yang hebat. Banyak negara sekarang belajar MBG ke kita," kata Prabowo.




