JAKARTA, KOMPAS.com — Seorang ayah bernama Iwan (54) bersama bayinya (3,5) yang terjebak kebakaran di lantai 23 Apartemen Mediterania Tanjung Duren, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Kamis (30/4/2026), berhasil dievakuasi dengan selamat.
Sebelumnya, Iwan sempat mengirimkan pesan darurat melalui sehelai baju yang dilempar dari jendela. Aksi sederhana itu menjadi penanda lokasi mereka di tengah kepungan asap tebal yang memenuhi gedung.
Keduanya berhasil diselamatkan setelah petugas menerima pesan permintaan tolong yang ditulis menggunakan spidol hitam pada baju berwarna krem.
Baca juga: Ayah dan Balita Terjebak Kebakaran Apartemen Mediterania, Lempar Baju Berisi Pesan Minta Tolong
Petugas Sudin Gulkarmat Jakarta Barat, Seman Riyadi, mengonfirmasi keberhasilan evakuasi tersebut. Pesan di baju itu bertuliskan, "Tower C 33 GK, 2 orang, Iwan + Bayi".
"Dia ngasih pesan, lewat baju itu dia minta evakuasi, maksudnya dia di lantai 33, ruang nomor 33 Tower C di GK ya. Dia panik karena ada bayinya," ucap Seman kepada Kompas.com di lokasi kejadian, Kamis.
Merespons pesan tersebut, petugas yang mengenakan alat pelindung diri (APD) anti-api lengkap beserta tabung oksigen segera bergerak menuju unit tempat Iwan berada dengan menggunakan tangga darurat.
Sambil tim bergerak, Seman menggunakan pengeras suara untuk memberikan instruksi keselamatan kepada Iwan dan penghuni lain yang terlihat panik dari jendela.
"Itu posisinya dia ada asap dikit. Saya woro-woro juga. Tolong kalau ada handuk, kain dibasahin untuk biar asap tidak masuk ke ruangan. Itu tindakan darurat satu. Kedua, posisi jongkok di bawah saja karena oksigen di bawah itu masih banyak. Ketiga, pakai masker seadanya. Gitu seperti kain, handuk semua dibasahin untuk darurat," jelas Seman.
Tak butuh waktu lama, tim pemadam kebakaran berhasil menjangkau unit tersebut dan mengevakuasi Iwan bersama bayinya ke lantai dasar.
Baca juga: 25 Penghuni Apartemen Mediterania Terjebak Kebakaran, Dievakuasi dengan Tangga Darurat
"Alhamdulillah selamat, sudah aman semua berhasil dievakuasi, iya (pakai tangga darurat)," tutur Seman.
Ia memastikan kondisi ayah dan bayi tersebut dalam keadaan stabil, meski tetap harus menjalani pemeriksaan medis.
"Alhamdulillah baik, dia aman semua, cuma memang harus dicek sama petugas medis kan. Di atas tadi untungnya tidak banyak asap di tempat dia," tambahnya.
Asap masih penuhi apartemenSementara itu, proses evakuasi terhadap penghuni lain masih terus berlangsung hingga pukul 11.40 WIB.
Kepala Seksi Operasi Sudin Gulkarmat Jakarta Barat, Syaiful Kahfi, menyatakan api telah berhasil dilokalisasi sejak pukul 07.53 WIB. Namun, asap tebal masih memenuhi area dalam apartemen.
Sebanyak 26 unit mobil pemadam kebakaran dan 130 personel dikerahkan untuk menangani peristiwa ini.





