KNKT Mulai Usut Penyebab Gangguan Sinyal Detik-Detik Sebelum Kecelakaan Kereta di Bekasi

disway.id
3 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID - Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) masih melakukan investigasi intensif terkait kecelakaan kereta api yang terjadi di Stasiun Bekasi Timur.

Hingga saat ini, tim investigator masih berada di lapangan untuk mengumpulkan berbagai data dan fakta guna mengungkap penyebab pasti insiden tersebut.

Humas KNKT, Arif mengatakan proses investigasi masih berjalan dan mencakup sejumlah aspek penting, termasuk sistem persinyalan yang sempat menjadi sorotan publik.

"Untuk saat ini tim investigator masih melakukan investigasi ke lapangan. Persinyalan juga salah satu aspek yang sedang didalami," katanya kepada awak media.

BACA JUGA:Polisi Selidiki Dugaan Human Error dalam Tragedi Tabrakan Kereta di Stasiun Bekasi Timur

Selain itu, KNKT juga akan melakukan wawancara terhadap pihak-pihak terkait, termasuk masinis.

Namun, jadwal pemeriksaan tersebut belum dapat dipastikan.

"Untuk interview atau wawancara pihak-pihak terkait, sampai saat ini belum bisa kami sampaikan jadwal pelaksanaannya," jelasnya.

BACA JUGA:Rano Bakal Evaluasi Perlintasan Tanpa Palang di Jakarta: Cegah Kecelakaan Kereta Terulang

Terkait hasil investigasi, KNKT memastikan laporan akhir nantinya akan dipublikasikan secara terbuka melalui website dan kanal resmi lembaga tersebut.

Laporan itu juga akan memuat sejumlah rekomendasi keselamatan yang ditujukan kepada pihak terkait sebagai bahan evaluasi dan perbaikan ke depan.

"Hasil investigasi dari KNKT akan dipublikasi di website dan kanal-kanal yang dimiliki KNKT. Untuk rekomendasi keselamatan nantinya akan diberikan kepada para pihak terkait," paparnya.

BACA JUGA:Ini Identitas Korban Tewas ke-16 Tragedi Kecelakaan Kereta Bekasi, Seorang Perempuan

Meski demikian, KNKT menegaskan bahwa investigasi yang dilakukan bersifat non-yudisial atau tidak berkaitan dengan proses hukum.

Fokus utama KNKT adalah mencari penyebab kecelakaan, bukan menentukan pihak yang bersalah.

  • 1
  • 2
  • 3
  • »

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Gubernur DIY Tegaskan Tak Ada Ruang Bagi Kekerasan di Yogyakarta
• 16 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Perjuangan Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026 Diabadikan Lewat Film Dokumenter, Tayang Juni Mendatang
• 20 jam lalubola.com
thumb
Penikaman Dua Pria Yahudi di London, Polisi Nyatakan Insiden Teror
• 6 jam lalumetrotvnews.com
thumb
MK Tak Terima Uji Materi UU ASN soal Perbedaan Status PNS dan PPPK
• 23 jam lalukompas.com
thumb
BRI Super League: Jean-Paul van Gastel Sebut PSIM Tidak Tampil Buruk, Hanya Kurang Beruntung di Putaran Kedua
• 13 menit lalubola.com
Berhasil disimpan.