Jakarta (ANTARA) - TNI AD berupaya meningkatkan konektivitas antarwilayah dengan membangun jembatan yang layak pakai untuk masyarakat.
Hal tersebut sudah dilakukan TNI AD sejak beberapa waktu terakhir, tepatnya setelah program pembangunan Jembatan Perintis bergulir.
Dalam siaran pers resmi TNI AD yang diterima di Jakarta, Jumat, Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak mengatakan saat ini TNI AD sudah berhasil membangun 336 jembatan di beberapa wilayah.
Ke-336 jembatan itu dibangun di beberapa tempat, termasuk di wilayah bencana di Aceh, Padang dan Sumatera Utara.
Jumlah tersebut, lanjut Maruli, akan terus bertambah karena hingga saat ini saja pihaknya masih membangun 908 jembatan.
Dia melanjutkan, pembangunan itu akan terus berlangsung hingga jumlah jembatan mencapai lebih dari 7.000, sesuai dengan target program Pembangunan Jembatan Perintis.
Maruli melanjutkan, program pembangunan jembatan ini membuktikan bahwa TNI AD tidak hanya fokus pada pertahanan wilayah saja melainkan juga terhadap program kemakmuran rakyat.
Dengan jembatan ini, mobilitas masyarakat bisa semakin meningkat sehingga aktivitas dan pendidikan perekonomian antarwilayah bisa semakin hidup.
Program pembangunan jembatan ini juga dinilai Maruli sejalan dengan arah kebijakan Presiden Prabowo Subianto yang ingin menghadirkan kesejahteraan untuk masyarakat.
Karenanya, Maruli berkomitmen untuk terus melanjutkan program pembangunan jembatan di seluruh wilayah Indonesia.
Baca juga: TNI AD telah bangun 7.217 titik air bersih sejak 2020
Baca juga: TNI AD pastikan jembatan armco di Bener Meriah layak digunakan warga
Hal tersebut sudah dilakukan TNI AD sejak beberapa waktu terakhir, tepatnya setelah program pembangunan Jembatan Perintis bergulir.
Dalam siaran pers resmi TNI AD yang diterima di Jakarta, Jumat, Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak mengatakan saat ini TNI AD sudah berhasil membangun 336 jembatan di beberapa wilayah.
Ke-336 jembatan itu dibangun di beberapa tempat, termasuk di wilayah bencana di Aceh, Padang dan Sumatera Utara.
Jumlah tersebut, lanjut Maruli, akan terus bertambah karena hingga saat ini saja pihaknya masih membangun 908 jembatan.
Dia melanjutkan, pembangunan itu akan terus berlangsung hingga jumlah jembatan mencapai lebih dari 7.000, sesuai dengan target program Pembangunan Jembatan Perintis.
Maruli melanjutkan, program pembangunan jembatan ini membuktikan bahwa TNI AD tidak hanya fokus pada pertahanan wilayah saja melainkan juga terhadap program kemakmuran rakyat.
Dengan jembatan ini, mobilitas masyarakat bisa semakin meningkat sehingga aktivitas dan pendidikan perekonomian antarwilayah bisa semakin hidup.
Program pembangunan jembatan ini juga dinilai Maruli sejalan dengan arah kebijakan Presiden Prabowo Subianto yang ingin menghadirkan kesejahteraan untuk masyarakat.
Karenanya, Maruli berkomitmen untuk terus melanjutkan program pembangunan jembatan di seluruh wilayah Indonesia.
Baca juga: TNI AD telah bangun 7.217 titik air bersih sejak 2020
Baca juga: TNI AD pastikan jembatan armco di Bener Meriah layak digunakan warga





